hut

Siswa Pamerkan Hasil Kreasi di Pameran Pendidikan Yogyakarta 2019 

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Ratusan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, meramaikan acara Pameran Pendidikan Yogyakarta 2019 yang digelar Dinas Pendidikan DIY, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, di Kompleks Museum Benteng Vredeburg, Kamis (2/5/2019). 

Dibuka Mendikbud, Muhadjir Effendy, Rabu (1/5) kemarin, Pameran Pendidikan yang rencananya digelar hingga Sabtu (4/5) ini menampilkan berbagai potensi sekaligus beragam kegiatan terkait pendidikan, yang diikuti puluhan sekolah, instansi pendidikan, hingga lembaga pendidikan yang ada di DIY.

Muhammad Malik Mujtaba dan Indah Marwani, siswa kelas 12 SMKN 1 Panjatan, Kulonprogo, menunjukkan produk kreasinya –Foto: Jatmika H Kusmargana

Tak hanya itu, untuk menyemarakkan Pameran Pendidikan ini juga digelar berbagai acara, baik seminar, pentas seni dan budaya, hingga bermacam ajang lomba pendidikan antarpelajar.

Melalui stan-stan yang disediakan, puluhan sekolah, baik SMA, SMK hingga SLB, nampak menunjukkan potensinya masing-masing. SMK Negeri 1 Panjatan, Kulonprogo, misalnya, memamerkan beragam produk hasil olahan mereka, seperti, sabun dari kulit pisang, shampo dari ekstrak lidah buaya, lotion anti nyamuk dari daun kenikir, dan banyak lagi.

“Ini merupakan produk hasil kreasi para siswa. Seperti sabun kupis kepokm misalnya. Kita buat dengan memanfaatkan kulit pisang kepok yang diekstrak. Selain bahannya mudah didapat, manfaatnya juga bisa menjadikan sabun lebih lembut dan mudah meresap di kulit,” ujar Muhammad Malik Mujtaba dan Indah Marwani, siswa kelas 12 jurusan kimia analisis dan kimia industri.

Tak hanya SMKN 1 Panjatan, sejumlah sekolah lain juga turut memamerkan produk-produk hasil kreasinya. SMK N 1 Bantul memamerkan beragam produk pupuk dan bahan pertanian. SMK N 4 Yogyakarta memamerkan keahlian menghias masakan oleh para siswa. SLB Negeri Pembina Yogyakarta mempertunjukkan keahlian membatik dan melukis.

Salah seorang pengunjung, Endang Werdiningsih, dari SDN Serayu, Yogyakarta, mengaku mengajak sekitar 70 orang siswanya untuk mengikuti kegiatan Pameran Pendidikan ini.

Endang mengatakan, kunjungan ke Pameran Pendidikan semacam ini rutin dilakukan sebagai bagian pembelajaran di luar sekolah.

“Kita ajak sekitar 70 orang siswa kelas 5, agar mereka bisa mendapatkan hal baru, dan tidak bosan belajar di kelas. Selain itu, mereka juga sekaligus bisa belajar, karena mereka juga kita beri tugas untuk membuat resume pameran. Bisa tentang sesuatu yang menarik atau berkesan,” katanya.

Lihat juga...