hut

Tarif Pembuatan Paspor Berubah

Editor: Mahadeva

MAUMERE – Pemerintah telah merubah aturan tarif pembuatan paspor serta biaya pengurusan paspor pengganti baik yang hilang atau rusak.

Kepala kantor Imigrasi kelas II TPI Maumere Vincentius Purwo Hendratmoko / Foto : Ebed de Rosary

Biaya baru telah ditetapkan 18 April 2019, dan mulai berlaku sejak 3 Mei 2019. “Perubahan  tarif  ini berdasarkan Peraturan  Pemerintah (PP) Nomor 28 tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementrian Hukum dan HAM,” sebut kepala kantor Imigrasi kelas II TPI Maumere, Vincentius Purwo Hendratmoko, Selasa (7/5/2019).

Tarif pembuatan paspor biasa 48 halaman per orang sebesar Rp300 ribu. Sedangkan paspor biasa 24 halaman, tarifnya Rp100 ribu. Tetapi untuk paspor 48 halaman yang rusak atau hilang disebabkan karena  kelalaian dikenakan biaya Rp600 ribu dan paspor 24 halaman Rp200 ribu.

“kalau paspor biasa yang hilang atau rusak akibat adanya bencana alam dikenakan biaya sama seperti pengurusan awalnya. Over stay atau kelebihan ijin tinggal, semula dikenakan tariff Rp300 ribu per hari meningkat drastis menjadi Rp1 juta per hari,” paparnya.

PP No.28/2019, efektif berlaku 15 hari sejak ditandatangani, dan telah ditandatangani pada 18 April 2019. Dengan begitu, pemberlakukan tarif baru tersebut mulai diberlakukan 3 Mei 2019. “Adanya perubahan tarif ini, membuat warga yang ingin mengurus paspor merasa terkejut. Namun pembuatan paspor di kantor kami rata-rata lima hingga 10 buah setiap harinya,” terangnya.

Untuk warga negara asing yang bekerja di Kabuparen Sikka, paling banyak adalah misonaris Katolik seperti pastor dan suster. Biarawan dan biarawati tersebut datang dari berbagai negara di dunia, dan menjalankan tugas keagamaan di Indonesia.

Agustu da Costa, salah seorang warga Kabupaten Sikka yang memiliki paspor, mengaku senang bila ada penurunan biaya pembuatan paspor. Menurutnya, prosedur pembuatan paspor di kantor Imigrasi Maumere biayanya sesuai dengan ketentuan. “Pelayanan yang diberikan bagus dan paspor selesai sesuai jadwal yang ditentukan. Saya berharap hal ini bisa disampaikan kepada masyarakat agar bisa diketahui,” tuturnya.

Hendrika Sare, salah seorang calon Pekerja Migran Indonesia yang ingin bekerja di Malaysia menyebut, Dirinya membuat paspor dengan bantuan perusahaan penyalur. “Saya mengurus surat-surat secara resmi di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Sikka, karena ada kantor Layanan Terpadu Satu Atap. Di sana juga ada petugas imigrasinya yang membantu pengurusan paspor,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com