hut

Tingkatkan Ketaqwaan, Sekolah Diminta Menggelar Pesantren Kilat

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan maupun pemahaman lebih mendalam mengenai agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur mengharapkan sekolah menggelar pesantren kilat.

Pelaksana Tugas (Plh) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Sa’bani – Foto Ferry Cahyanti

Kegiatan tersebut dapat digelar selama  bulan suci Ramadan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, Muhammad Sa’bani, mengungkapkan, momentum Ramadan harus dimanfaatkan dengan baik. Termasuk dalam upaya meningkatkan iman dan taqwa kepada siswa. “Momentum ini kiranya benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh sekolah. Salah satunya melaksanakan pesanteran kilat. Jadi kami imbau seluruh sekolah bisa melaksanakannya,” paparnya, Kamis (16/5/2019).

Pesantren kilat selama Ramadan, menjadi pendorong peningkatan kadar keimanan dan ketaqwaan serta pemahaman tentang agama bagi siswa dan siswi. Apalagi, pesantren kilat menjadi wahana alternatif ekstrakurikuler, dalam rangka memantapkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Khususnya bagi siswa dan siswi yang beragama Islam, agar benar-benar menjadi muslim yang berakhlak mulia.

“Anak-anak sekolah dapat mengisi liburan Ramadhan dengan hal-hal yang bermanfaat seperti pesantren kilat. Kegiatan ini akan mengajarkan aspek-aspek keagamaan, kebersamaan, kepemimpinan dan kemasyarakatan,” urai Muhammad Sa’bani.

Anak sebagai generasi harapan bangsa, masih sangat peka terhadap pengaruh lingkungan di sekitarnya. Masa anak-anak merupakan masa yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian. Dimasa itulah, akan tertanam dan terbentuk dasar pribadi sebagai fondasi perkembangan kepribadian selanjutnya. “Dalam pesantren kilat, para siswa dapat menerapkan dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan itu membentuk mental spiritual yang tangguh, kokoh dan mampu menghadapi tantangan-tantangan negatif,” ujar Sa’bani.

Salah seorang siswa SMPN 11 Balikpapan, Lintang, mengatakandi Ramadan ini sekolahnya menggelar pesantren kilat. Kegiatan digelar selama satu hari. Yang dipelajari adalah, manfaat dari ibadah puasa Ramadan, bagaimana bersedekah, dan tadarus membaca Alquran. “Dalam satu hari itu banyak yang dapat dipelajari dari manfaat berpuasa, doa-doa. Lalu bersedekah dan dermawan juga turut diajarkan serta membaca ayat suci Alquran,” sebutnya.

Lihat juga...