Titiek Soeharto Buka Puasa di Dapur Umum

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto) meninjau dapur umum Dewan Dakwah yang berada di area Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019) sore. Kedatangan Titiek Soeharto ke dapur umum disambut ibu-ibu yang bertugas masak di dapur tersebut.

“Assalammuallaikum, ibu-ibu, aduh ini takjilnya sudah siap, ya?” sapa Titiek Soeharto.

Tak lama, suara Adzan terdengar, dan seorang bapak mempersilakan Titiek Soeharto untuk segera buka puasa. “Silakan, Bu. sudah adzan,” ujarnya.

Putri Presiden kedua RI, Jenderal Besar HM Soeharto pun meminta air teh hangat untuk berbuka puasa. “Ada teh panas, nggak Bu?” ujar Titiek Soeharto.

Seorang ibu langsung menjawab, “Ada, ada, Ibu. Tapi ini dapur begini, gelas plastik, Bu”.

Titiek Soeharto pun tak keberatan. “Nggak apa-apa. Terima kasih semuanya biar dibalas Allah SWT berlipat ganda,” ujar Titiek Soeharto, yang diamini ibu-ibu.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya ini pun mengajak ibu-ibu untuk berbuka puasa bersama dirinya. “Ayuk ibu-ibunya buka puasa sini, yang lainnya juga,” ajak Titiek Soeharto.

Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto) foto bersama ibu-ibu juru masak Dapur Umum Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019) malam. Foto: Sri Sugiarti

Putri Cendana dan keponakan, Retnosari Widowati Harjojudanto (Eno Sigit) meneguk segarnya es kapucino cincau. “Saya mau es cincaunya. Ya enak banget, ya,” ujarnya.

Titiek Soeharto juga menanyakan makanan ini selain untuk takjil di masjid-masjid dibawa ke mana lagi, dan berapa banyak yang disediakan setiap harinya.

“Banyak, Bu. Bisa 5.000 takjil. Selain di masjid, kalau ada aksi kita bawa untuk dibagikan pada umat,”  jawab Ina Deci, Penanggung Jawab Dapur Umum Dewan Dakwah.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandiaga, menanyakan menu masakan untuk diberikan kepada yang buka puasa di masjid-masjid.

“Ini lauknya apa aja?,” tanya Titiek Soeharto.

Seorang ibu petugas dapur umum Dewan Dakwah pun menjawab, “hari ini lado ikan tuna, acar kuning, dan tempe. Nanti masak pindang dan udang goreng tepung. Ini juga ada kolak.”

Jumlah ibu-ibu yang bertugas memasak pun fluktuasi bisa mencapai 50 orang. Mereka siaga memasak ragam hidangan buka puasa untuk diberikan gratis kepada umat muslim. Baik itu yang ada di Masjid Dewan Dakwah atau masjid di sekitar Kramat Raya. Bahkan, ke wilayah Petamburan, Jakarta Barat juga dikirim takjil ini.

Titiek Soeharto bersama rombongan pun pamit untuk pulang.”Ayuk ya, saya pamit,  terima kasih, ya,” ujar Putri Cendana ini.

Lihat juga...