hut

Titiek Soeharto Harapkan Mahkamah Konstitusi Tegakkan Kebenaran

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

JAKARTA — Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno resmi mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi, pada Jumat (24/5/2019) lalu. Terkait gugatan tersebut, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto berharap MK dapat melihat jernih keinginan dari masyarakat.

“Diharapkan MK bisa menegakkan kebenaran, ada bukti kecurangan-kecurangan. Mudah-mudahan para hakim MK bisa bertindak adil sesuai dengan sumpah jabatannya,” kata Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Titiek Soeharto kepada awak media ditemui usai doa bersama di pelataran Masjid Agung At Tin TMII, Jakarta, Kamis (30/5/2019) malam.

Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto, usai menghadiri doa bersama di pelataran Masjid Agung At Tin TMII, Jakarta, Kamis (30/5/2019) malam. – Foto: Sri Sugiarti

Dipastikan bukti maupun syarat formil dan materiil yang disiapkan BPN akan sangat berkualitas. Tim hukum Prabowo-Sandiaga mempunyai legal standing untuk mengajukan gugatan tersebut ke MK.

Seperti diketahui, pendaftaran gugatan dihadiri oleh tim hukum Prabowo-Sandiaga. Yaitu, Bambang Widjojanto, elite partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Juru Bicara BPN Andre Rosiade, Deny Indrayana dan perangkat tim pemenangan lainnya.

Tim BPN hadir sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka langsung diterima oleh panitia pendaftaran gugatan MK.

Lihat juga...