hut

TMII Siap Berikan Kenyamanan Pengunjung

Editror: Koko Triarko

JAKARTA – Memeriahkan Pekan Lebaran 2019, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menargerkan 500.000 pengunjung. Target ini berlaku mulai 5-23 Juni 2019. Ketua Panitia Pekan Lebaran 2019, Dwi Rahaju Atmodjo, mengatakan, target tersebut lebih tinggi dari tahun 2018, yaitu 400.000 pengunjung.

“Di hari Minggu itu kita biasanya sampai 40-50 ribu pengunjung, dengan jumlah mobil kira-kira 20 ribu. Insyaallah target 500 ribu di Pekan Lebaran TMII, tercapai. Tahun lalu, target 400 ribu juga tercapai, bahkan melebihi,” kata Dwi, kepada Cendana News, Selasa (28/5/2019).

Untuk mengatasi lonjakan pengunjung, manajemen TMII menyiapkan pelayanan kantong-kantong parkir untuk mengurai kemacetan.

Area parkir terbagi menjadi tiga zona. Pertama, di zona depan, yakni parkir utara dan Selatan. Tepatnya di samping Snowbay, parkir  Theater IMAX Keong Emas dan Sasana Kriya.

Ketua Panitia Pekan Lebaran TMII 2019, Dwi Rahaju Atmodjo. -Foto: Sri Sugiarti

Sementara kantong parkir di zona tengah, yaikni  Museum Prajurit, Teater Garuda, dan anjungan daerah. Ada 33 anjungan yang siap menampung parkir kendaraan roda dua.

Ada pun kantong parkir zona belakang berada di dekat PP IPTEK, Taman Burung, Taman Budaya Thionghoa, dan Desa Wisata.

“Kita ada area parkir baru di samping Museum Migas. Itu cukup menampung banyak kendaraan, baik roda empat dan roda dua,” ujar Dwi.

Selain itu, tambahnya, kendaraan roda empat juga bisa diparkir di area Desa Wisata, Museum Keprajuritan, Museum Transportasi, Dunia Air Tawar dan Taman Legenda Keong Emas.

Dwi berharap, kantong-kantong parkir tersebut dapat menampung kendaraan, sehingga tidak terlalu macet di area TMII. Pengunjung pun bisa menikmati hiburan selama Pekan Lebaran 2019 bertajuk “Lebaran di TMII Serasa Pulang Kampung”, dengan nyaman.

“Misalnya, kalau orang Medan tidak sempat mudik di lebaran tahun ini, bisa berkunjung ke Anjungan Sumatra Utara, menikmati masakan khas daerah tersebut dan melihat gelaran seni budaya,” ujar Dwi.

Selain menambah fasilitas parkir, manajemen TMII juga menambah pintu masuk. Ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung.

Selama ini, jelas Dwi, sudah ada empat pintu keluar masuk TMII yang operasi. Yakni, pintu utama di Jalan Taman Mini 1, tepatnya dekat Museum Purna Bakti Pertiwi. Pintu utama ini terbanyak dilalui pengunjung setiap harinya.

Ada pun pintu lainnya, yaitu pintu kedua bisa diakses dari arah Jalan Asrama Haji, Pondok Gede. Pintu kedua berada di samping Teater IMAX Keong Emas, yang tembus ke Ceger dan Kampung Rambutan.

Sedangkan pintu keempat berada dekat parkiran Taman Burung, tembus ke Padepokan TMII atau perumahan karyawan TMII dan Lubang Buaya. Pintu ini juga bisa diakses oleh warga Bekasi yang ingin berkunjung ke TMII.

Ada pun pintu kelima terletak di samping Taman Budaya Thionghoa. “Akses pintu baru ini dibuat sebagai alternatif bagi pengunjung yang akan keluar ke arah Bambu Apus, Ceger dan Jatiwarna, Bekasi. Jadi, dibuka khusus untuk akses keluar dari TMII saja,” tukasnya.

Upaya lainnya, tambah dia, adalah pelebaran area pintu masuk. Seperti pelebaran pintu tiga yang sebelumnya dua jalur,  sekarang diperluas menjadi empat jalur. Pelebaran pintu utama juga telah dilakukan.

Selain itu, pelebaran jalan di siku-siku jalan yang yang sebelumnya tidak bisa dilalui bus. Kini telah diperbaiki untuk memudahkan kendaraan masuk. Yakni, pelebaran jalan seberang Plaza Tugu Api Pancasila, yaitu tikungan jalan yang mengarah ke stasiun kereta gantung dan snowbay.

Pelebaran jalan juga dilakukan di depan Museum Penerangan, tepatnya dekat pintu dua. Tikungan tajam di area tersebut dibuat menipis. Ini bertujuan untuk mempermudah akses kendaraan melintas.

Selanjutnya, pelebaran jalan di samping Anjungan Sulawesi Tenggara juga telah selesai. Dan, jalur gorong-gorong juga telah diupayakan diperbaiki.

Menurutnya, semua perbaikan fasilitas tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung saat libur Pekan Lebaran.

“Dengan adanya area parkir yang cukup luas, kami berharap pengunjung TMII bisa merasa lebih nyaman,” ujarnya.

Selain area parkir, TMII juga menyediakan petugas sebanyak 100 orang. Petugas ini disebar di beberapa titik untuk memandu pengunjung. Dan, manajemen TMII telah melakukan koordinasi dengan pihak Polisi dan TNI dalam upaya pengamanan.

Peran masyarakat sekitar TMII juga dilibatkan untuk pengamanan liburan Pekan Lebaran 2019. Dengan  melibatkan sejumlah petugas Satpol PP dari Kecamatan Cipayung dan Kampung Makassar.

Semua antisipasi tersebut dipersiapkan untuk memberikan kenyamanan pengunjung, saat melihat ragam hiburan seni budaya di TMII.

“Biasanya, di hari pertama Lebaran masyarakat yang tidak pulang kampung, memilih berjalan-jalan ke TMII. Kita harus berikan kenyamanan,” ujarnya.

Menurutnnya, meskipun ragam acara disajikan, namun tidak ada acara khusus pada malam takbiran perayaan Idul Fitri 13440 Hijriah. Agenda rutin yang tidak terlewati adalah salat Idul Fitri di Plaza Tugu Api Pancasila, yang dilaksanakan pada Rabu (5/6) pagi.

“Salat Idul Fitri tidak hanya diikuti oleh manajemen TMII, tapi juga masyarakat sekitarnya. Setiap tahun, Plaza Tugu Api Pancasila penuh umat muslim salat, bahkan hingga parkiran di depan Sasana Kriya,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com