Walkot Padang Apresiasi Petugas Kebersihan

Editor: Koko Triarko

PADANG – Jajaran Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, berkumpul bersama dengan pasukan orange atau petugas kebersihan yang ada di wilayah Kota Padang, di Palanta, Sabtu (18/5), malam. Pada pertemuan itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan ungkapan rasa bangga kepada petugas kebersihan, karena telah bekerja untuk kebersihan Kota Padang, dari tahun ke tahun.

Melalui komunitas Sinar Pagi Sports Club (SPSC), Mahyeldi membagikan sembako atau paket lebaran sebanyak 600 paket kepada petugas kebersihan.

“Saya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua elemen dan masyarakat Kota Padang, termasuk perantau, yang senantiasa berperan aktif memberikan sumbangsihnya terhadap kemajuan pembangunan Kota Padang sejauh ini, seperti halnya SPSC,” katanya, Sabtu (18/5/2019) malam.

Menurutnya, dengan adanya sinergi dan kontribusi tersebut, Kota Padang bisa menjadi kota yang terus semakin maju di berbagai bidang. Terkhusus di bidang lingkungan, yang sejauh ini masih konsisten dengan menjaga kebersihan lingkungannya.

“Jadi, bantuan sembako ini dari SPSC yang diperuntukkan bagi 600 petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang. Memang sudah selayaknya petugas kebersihan mendapat perhatian. Apalagi ini di momen Ramadan, berbagi adalah perbuatan yang sangat baik,” ujarnya.

Dikatakannya, terlihat indahnya Kota Padang merupakan senantiasa petugas yang berkomitmen untuk membersihkan sampah, dan juga turut terkelola secara baik. Hal itu adalah bukti  terwujudnya Padang yang bersih, berkat jasa dan upaya keras pahlawan kebersihan, yaitu petugas Dinas Lingkungan Hidup.

“Mari, senantiasa kita jaga kebersihan dan keindahan kota yang kita cintai ini. Tentunya dengan membuang sampah pada tempatnya sesuai aturan yang ditentukan. Alhamdulillah, kerja keras (pasukan kuning-red) serta seluruh warga masyarakat, Padang kembali meraih anugerah Piala Adipura berturut-turut dalam dua tahun ini, yakni pada 2017 dan 2018,” tukas Mahyeldi.

Di samping itu, tambah orang nomor satu di Kota Padang tersebut, ia bersama OPD terkait akan terus berupaya melindungi segala sesuatunya dalam menunjang sarana prasarana bagi petugas kebersihan.

“Kita akan serius memperhatikan sarana kebutuhan dan termasuk kesejahteraan bapak ibu semua. Jasa bapak bagi kebersihan Kota Padang memang tiada tara,” ucap Wako didampingi Sekretaris DLH, Tri Hadiyanto.

Untuk itu, dalam bantuan tersebut, atas nama Pemko Padang, mengucapkan terima kasih kepada SPSC yang telah melihatkan kepeduliannya kepada petugas kebersihan DLH. Hal yang demikian menunjukkan, banyak warga atau unsur lainnya di Kota Padang yang peduli terhadap kebaikan dan kemajuan Kota Padang.

Sementara itu, Dewan Penasihat SPSC, H. Havid Dt. Rang Kayo Basa, menyebutkan, kegiatan penyerahan santunan bagi petugas kebersihan DLH Kota Padang tersrbut merupakan bahagian rangkaian kegiatan amal yang dilakukan pengurus dan anggota SPSC di bulan Ramadan 1440 H/2019 M.

“Kita juga melakukan pemberian paket lebaran bagi fakir miskin, kaum dhuafa serta menggelar khitanan massal di Masjid Taqwa Muhammadiyah,” sebutnya.

Havid menyebut, bantuan paket lebaran yang diberikan bagi petugas kebersihan merupakan amalan yang tepat dilakukan SPSC. Alasannya, SPSC melihat para petugas kebersihan berjasa besar dan melaksanakan tugas yang sangat mulia, yakni menjadikan Padang sebagai kota yang bersih.

“Tanpa kerja keras petugas kebersihan, tentu Kota Padang ini sulit bersih dan bisa jadi dengan banyaknya sampah di mana-mana dengan tidak ada yang membersihkannya, maka penyakit pun akan banyak menerpa masyarakat. Semoga melalui bantuan ini akan mengurangi beban kebutuhan mereka menjelang lebaran, dan ini bentuk cinta kasih kita kepada Kota Padang,” tutur H. Havid.

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatra Barat, Siti Aisyah, menyampaikan apresiasi untuk Kota Padang yang cepat tanggap menghadapi keluhan sampah yang ada di daerahnya.

Aisyah menjelaskan, meskipun menyadari tingkat penanganan sampah di Kabupaten dan Kota masih sekitar 40 persen, karena keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana persampahan juga petugas. Namun, patut diapresiasi bagi Kabupaten dan Kota yang begitu cepat tanggap atas keluhan masyarakat, seperti halnya di kota Padang

“Upaya menjaga kebersihan kota tidak hanya soal tingkat layanan, tetapi juga masalah sikap mental masyaralat. Mudah-mudahan setelah dibersihkan, jangan ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan di tempat,” harapnya.

Ia menilai, untuk mengatasi persoalan sampah, Pemerintah Kabupaten dan Kota dapat bekerja sama dengan swasta atau pun pemuda dalam memberikan layanan. Terutama pada momen lebaran nanti, diperkirakan volume sampah bisa bertambah dari biasanya.

“Dalam waktu dekat, Gubernur akan memberikan surat edaran kepada bupati/wali kota untuk meningkatkan layanan terhadap persoalan sampah, memberdayakan masyarakat, pedagang untuk menjaga kebersihan, terutama pada tempat-tempat wisata dan jalan-jalan nasional dan provinsi yang padat pengunjung,” paparnya.

Lihat juga...