hut

509.309 Pemudik Belum Kembali ke Pulau Jawa

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Memasuki hari kelima setelah lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah, Senin dini hari (10/6) tercatat masih ada sebanyak 509.309 pemudik belum kembali ke pulau Jawa.

Hingga dini hari pergerakan pemudik arus balik asal Sumatera masih mengalir meliputi penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua dan roda empat. Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry selama satu hari, pemudik belum yang sudah kembali mencapai 393.369 orang.

Jumlah pemudik asal Sumatera yang masih cukup banyak tersebut diakui oleh Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Sesuai data penumpang yang turun dari Merak ke Bakauheni pada arus mudik tercatat sebanyak 902.678. Sesuai data tersebut tercatat masih ada sebanyak 509.309 atau sebanyak 56 persen.

Jumlah penumpang yang belum kembali ke pulau Jawa sebanyak 393.369 meliputi 61.849 penumpang pejalan kaki dan 331.520 penumpang dalam kendaraan.

Ira Puspadewi (kiri) Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). – Foto: Henk Widi

Berdasarkan data tersebut penumpang pejalan kaki yang belum kembali masih mencapai 66.143 atau sekitar 52 persen. Sebagian pemudik yang belum kembali disebut Ira Puspadewi merupakan masyarakat yang tidak terikat pekerjaan.

“Pekerja yang terikat oleh perusahaan atau pegawai pemerintah memilih kembali lebih cepat sebaliknya pekerja informal yang tidak terikat waktu bisa memilih waktu lain,” ungkap Ira Puspadewi di Pelabuhan Bakauheni, Senin (10/9/2019).

Selain penumpang pejalan kaki dan dalam kendaraan, tercatat ada sebanyak 36.487 unit kendaraan roda dua sudah kembali ke Jawa. Jumlah tersebut mengacu pada kendaraan roda dua dari Merak saat arus mudik sebanyak 83.285 unit atau masih ada sebanyak 46.798 unit. Selain itu kendaraan roda empat asal Sumatera yang sudah kembali ke pulau Jawa mencapai 46.055 unit.

Mengacu pada kendaraan roda empat asal Merak turun ke Bakauheni sebanyak 100.470, masih ada sebanyak 54.415 kendaraan roda empat belum kembali ke Jawa. Sementara itu jumlah kendaraan jenis bus yang sudah menyeberang ke Jawa sebanyak 1.163 unit. Mengacu pada bus asal Merak turun di Bakauheni sebanyak 4.312 unit, maka sebanyak 3.149 unit bus belum kembali ke Jawa.

Jenis angkutan yang masih terdata cukup minim menyeberang ke Jawa merupakan jenis truk. Hingga hari kelima lebaran truk kembali ke Jawa baru mencapai 764 unit. Mengacu pada truk asal Merak turun ke Sumatera pada arus mudik sebanyak 5.634 unit, masih ada sebanyak 4.870 unit truk belum kembali.

“Tren masyarakat untuk menggunakan transportasi kapal laut dan darat usai tiket moda transpotasi lain mahal berimbas lonjakan penumpang kapal,” ungkap Ira Puspadewi.

Produksi perjalanan (trip) kapal pada arus mudik dari Merak tercatat sebanyak 909 trip dalam periode sepekan sebelum lebaran hingga hari lebaran. Memasuki hari kelima sesudah lebaran trip kapal yang dioperasikan sebanyak 388 trip atau masih sebanyak 521 trip belum tercapai pada arus balik.

Pantauan Cendana News, hingga Senin dini hari (10/6) antrian kendaraan dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) masih terlihat panjang.

Antrean lebih dari satu kilometer terjadi tepat di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Pada sebanyak lima dermaga meliputi dermaga 1,2,3,5 dan 6 antrean kendaraan didominasi bus dan kendaraan pribadi masih terjadi. Antrean kendaraan diprediksi baru akan terurai hingga pagi hari.

Lihat juga...