Ada ASN Jadi Calo Proyek, PMKRI Datangi Bupati

Editor: Mahadeva

Ketua PMKRI cabang St.Thomas Morus Maumere, Maryo Fernandez (tengah) bersama Gerakan kemasyarakatan (Germas) Filipina Kako Pati (kiri) dan Presidium Pengembangan Organisasi (PPO), Rendy Stevano - Foto : Ebed de Rosary

MAUMERE – Viralnya rekaman pembicaraan antara seorang ASN berinisial JJ, yang menelpon dan memaki-maki ASN anggota Kelompok Kerja (Pokja), mendapat sorotan PMKRI cabang St.ThomasMorus Maumere.

Menyikapi informasi keterlibatan ASN Kabupaten Sikka dalam pemainan proyek, PMKRI Maumere  menanyakan langsung hal tersebut kepada Bupati Sikka, saat berdialog di rumah jabatan.

“Mendengar rekaman via telepon pembicaraan antara Oknum ASN berinisial JJ ke salah seorang pokja yang beredar, kami menilai tindakan yang dilakukan JJ telah mencoreng nama baik bupati,” sebut Filipus Kako Pati, Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) PMKRI cabang St.Thomas Morus Maumere, Kamis (27/6/2019).

Tindakan ASN tersebut juga menelanjangi moral pemerintah, yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Sikka. Filipus juga mempertanyakan, sudah adanya kabar adanya proses mediasi terhadap kedua ASN yang dilakukan di Rumah Jabatan Bupati Sikka. “Kami mendengar kabar angin bahwa sudah ada mediasi terhadap kedua oknum ASN yang bermasalah tersebut, apakah itu benar?” sebutnya.

Ketua Presidium PMKRI Maumere, Maryo Fernandes, meminta bupati sebagai pimpinan tertinggi mengambil sikap tegas terhadap permasalahan tersebut. PMKRI siap melindungi para ASN, PPK, Pokja dan bupati yang bekerja jujur. “Kami siap menjadi baju pelindung bupati, para ASN, khususnya Pokja dan PPK yang bekerja jujur untuk melayani kepentingan masyarakat. Kami juga tidak akan tinggal diam jika dalam proses penyelenggaraan, ditemukan pemda melakukan kekeliruan atau kesalahan,” tegasnya.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dalam pertemuan menerangkan, Dirinya telah memerintahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap kedua belah pihak. “Saya bersyukur rekaman tersebut beredar sampai ke telinga saya. Dengan begitu, sekarang mulai terbongkar, gerbong besar para pemain-pemain proyek,” sebutnya.

Lihat juga...