hut

Anggaran Perjalanan Dinas Pemkab Seruyan, Dipangkas

Ilustrasi -Dok: CDN

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, memangkas anggaran perjalanan dinas hingga Rp28 miliar, guna terlaksananya program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang pro rakyat.

“Dari total keseluruhan anggaran perjalanan dinas yaitu Rp78 miliar, kami pangkas hingga menjadi Rp50 miliar,” kata Bupati Seruyan, Yulhaidir, di Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/6/2019).

Pemangkasan ini sebagai bukti Pemkab Seruyan serius untuk melaksanakan berbagai program maupun kegiatan yang benar-benar pro rakyat pada sejumlah sektor berbeda.

Sebanyak Rp28 miliar yang telah dipangkas itu, lanjut Yulhaidir, tentunya bisa dimanfaatkan untuk pelaksanaan pembangunan di sektor lainnya yang lebih mengena terhadap kebutuhan masyarakat, meliputi pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur.

“Kami ingin semuanya dilaksanakan secara efektif dan efisien, makanya perjalanan dinas pun harus dilakukan secara selektif. Kami tidak ingin adanya pemborosan anggaran,” kata dia.

Yulhaidir menjelaskan, optimalisasi terhadap penggunaan anggaran yang dimiliki daerah perlu dan harus dilakukan. Guna terwujudnya percepatan pembangunan, seperti yang diharapkan oleh semua pihak.

Lebih lanjut ia memaparkan, saat ini pemkab telah memberikan bantuan kepada 1.000 mahasiswa asli daerah yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi berbeda di Indonesia.

“Ada sekitar 1.000 mahasiswa asli daerah yang kami beri bantuan. Kami ingin studi mereka berjalan lancar hingga selesai nantinya, dan berhasil menjadi sarjana,” jelas pria yang akrab disapa Uhai tersebut.

Makin banyak warga Seruyan yang berhasil menempuh pendidikan di perguruan tinggi, maka akan semakin baik pula kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Hingga nantinya daya saing SDM Seruyan diharapkan akan makin membaik dan tidak akan kalah dibandingkan mereka yang berasal dari kota-kota besar.

“Kami ingin agar warga Seruyan dapat lebih berkembang dan maju, sehingga mampu tampil dan bersaing di sektor apa pun,” tuturnya. (Ant)

Lihat juga...