hut

Angka Kecelakaan Arus Mudik dan Balik di Banyumas Menurun

Editor: Mahadeva

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun - Foto Hermiana E Efendi

PURWOKERTO – Selama arus mudik dan balik Lebaran 2019, angka kecelakaan lalu-lintas di Kabupaten Banyumas menurun. Begitu pula untuk jumlah korban meninggal dunia maupun luka ringan.

Dari data yang ada, jumlah korban meninggal selama arus mudik dan balik tercatat ada 15 orang. Sementara pada Lebaran sebelumnya, korban meninggal ada 16 orang. Sedangkan untuk korban kecelakaan yang mengalami luka ringan tercatat ada 35 orang, dan pada Lebaran tahun lalu korban luka ringan mencapai 81 orang. “Angka kecelakaan lalu-lintas turun untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” kata Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, Rabu (12/6/2019).

Dari hasil evaluasi, untuk arus mudik, volume kendaraan yang melintas di wilayah Banyumas setiap harinya tidak terlalu banyak. Peningkatan signifikan terjadi saat arus balik. Pada puncak arus balik akhir pekan kemarin, kendaraan yang melintas dan keluar dari wilayah Banyumas bagian barat mencapai 60 ribu kendaraan.

“Selama arus mudik, kendaraan tidak begitu padat karena waktu mudik panjang dan pemudik terbagi-bagi dalam waktu yang tidak bersamaan. Namun, pada saat arus balik, sebagian besar pemudik memilih waktu yang mendekati hari masuk kerja, sehingga pada Sabtu-Minggu kemarin terjadi kemacetan yang cukup panjang,” tandasnya.

Meskipun begitu, secara umum pelaksanaan arus mudik dan balik di Banyumas terpantau jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Dari penyelenggaraan tahun ini, dilakukan evaluasi termasuk dalam kegiatan pengalihan arus kendaraan. Polres Banyumas berkoordinasi secara intens dengan wilayah yang berbatasan langsung, yaitu Polres Brebes dan Polres Kebumen.

Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi selama angkutan Lebaran, pada dasarnya tidak hanya sebatas arus mudik dan balik. Tetapi juga pada ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga. Secara umum, harga-harga bahan pangan tercatat kenaikannya masih relatif wajar dan juga tersedia, tidak sampai terjadi kelangkaan.

Lihat juga...