hut

Arus Mudik Meningkat, KAI Jalin Kerjasama untuk Posko Kesehatan

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Tingginya minat pemudik menggunakan kereta api, mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan beberapa instansi, untuk membuka posko mudik.

Senior Manager Kesehatan PT KAI DAOP I dr. Listyowati saat berkunjung ke salah satu posko mudik di Peron 3 Stasiun Senen Jakarta – Foto Ranny Supusepa

Utamanya, posko untuk pelayanan kesehatan. Senior Manager Kesehatan PT KAI DAOP I, dr. Listyowati, mengatakan, memasuki H-3 Ramadan, di Stasiun Senen dipadati pemudik. Pengaruh naiknya harga transportasi udara, mendorong pemudik beralih ke moda kereta api.

Selain itu, kereta api tidak memiliki potensi terjebal macet diperjalanan. “PT KAI  memiliki pos kesehatan. Walaupun bukan musim mudik, posko ini tetap dibuka. Tapi dengan tingginya jumlah penumpang, kami merasa terbantu dengan adanya posko-posko mudik dari instansi lain,” kata Senior Manager Kesehatan PT KAI DAOP I, dr. Listyowati saat ditemui di Peron 3 Stasiun Senen Jakarta, Minggu (2/6/2019).

Listyowati menyebut, keluhan yang muncul dari para penumpang biasanya adalah pusing, capek, lelah dan lemas. “Alhamdulillah, tidak terlalu banyak yang datang ke kami. Di Stasiun Senen ini ada empat titik pos kesehatan, yaitu di peron 3, di peron 1 lalu di Zona 3 ada dua titik,” jelasnya.

Pos kesehatan terbuka 24 jam dengan sistem kerja shift. Ada tiga tim medis yang bertugas menjaga posko. “Lebaran kita tetap buka. Jadi para penumpang nggak usah takut. Ada rasa nggak enak, tinggal datang aja ke pos kami,” ujarnya lebih lanjut.

Terkait jumlah penumpang mengeluhkan kondisi kesehatan, dr. Listyowati menyebut, tidak terlihat meningkat jumlahnya. Walaupun, ada peningkatan jumlah peminat kereta dibandingkan tahun kemarin.  “Tidak terlihat peningkatan dibandingkan tahun kemarin. Mungkin ini karena, ada banyak posko mudik yang dibuka di sini. Salah satunya yang bekerja sama dengan kita adalah PMI,” pungkasnya.

Lihat juga...