hut

ASDP: 682.446 Penumpang Telah Menyeberang dari Merak

Ilustrasi - Suasana arus mudik menggunakan kapal Pelni - Foto Ant

MERAK — PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Merak menyeberangkan penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan pada H-7 atau Rabu (29/5) sampai H-3 Minggu (2/6) mencapai 682.446 orang.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama, Merak Capt Solikin, mengatakan berdasarkan data pemudik tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan arus mudik 2018.

Penumpang pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan meningkat akibat dampak naiknya tiket pesawat juga beroperasinya jalan tol sepanjang 200 Km di Pulau Sumatera.

Mereka pemudik yang hendak merayakan Lebaran di kampung halaman di Pulau Sumatera lebih memilih angkutan penyeberangan. Keunggulan angkutan penyeberangan tentu merasa nyaman juga terjamin keselamatan, kelancaran juga harga tiket terjangkau.

Selain itu juga tidak terjadi penumpukan penumpang maupun antrian kendaraan. “Kami mengoptimalkan pelayanan agar pemudik bisa kembali ke kampung dengan lancar dan selamat sampai tujuan,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, secara umum pemudik tahun 2019 mengalami peningkatan sekitar 16,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, ada beberapa segmen yang mengalami penurunan dan peningkatan. Di antaranya penumpang pejalan kaki tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu.

Begitu juga segmen penumpang yang menggunakan roda dua terjadi peningkatan hingga di atas 30 persen. Artinya, pemudik tahun ini tingkat kesejahteraan cukup baik karena mereka mudik menggunakan sepeda motor.

Pemudik Lebaran 2019 pada H-7 sampai H-3 sebanyak 682.446 orang terdiri dari penumpang pejalan kaki 93.179 orang dan penumpang dalam kendaraan 589.267 orang.

Sedangkan, penumpang pemudik menggunakan sepeda motor tercatat 64.263 unit, kendaraan roda empat 74.755 unit, bus 3.498 unit, truk 4.958 unit dan kendaaran roda empat lebih 83.209 unit.

Selama ini, penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan dapat diseberangkan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Kami terus menganalisa pemudik penumpang tahun 2019,karena trenya mengalami peningkatan,” ujarnya menjelaskan. [Ant]

Lihat juga...