hut

ASDP Bakauheni Siapkan Bus Khusus Pemudik Lansia-Bumil

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Empat hari jelang Idul Fitri, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyediakan bus angkutan khusus untuk membantu pemudik lanjut usia (lansia), ibu hamil dan anak anak.

Hasan Lessy, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyebut angkutan terusan dilakukan mengantisipasi lonjakan arus pemudik yang datang dari Pelabuhan Merak, Banten.

Armada bus tersebut disediakan bagi pemudik yang akan melanjutkan ke terminal Rajabasa. Meski demikian bus hanya dikhususkan bagi pemudik anak anak, lansia, ibu hamil dan anak anak. Sebab meski sudah disediakan bus reguler namun pemudik kerap enggan melanjutkan perjalanan karena kuatir berdesakan.

Hasan Lessy, General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni,Lampung. – Foto: Henk Widi

Melalui bus khusus tersebut pemudik tidak perlu kuatir mendapatkan bus terusan yang disiapkan tepat di halaman kantor ASDP Bakauheni.

Petugas khusus untuk angkutan bus khusus tersebut diakui Hasan Lessy sudah disiagakan. Sesuai prediksi pemudik yang akan menggunakan bus angkutan khusus mulai diterapkan pada Jumat malam (31/5) dengan pemilahan penumpang dilakukan oleh anggota Pramuka.

Anggota Pramuka diperbantukan untuk mencari penumpang lansia, anak anak, difabel dan ibu menyusui. Penyediaan bus khusus tersebut diharapkan bisa memberi kenyamanan bagi pemudik.

“Setelah penumpang turun dari kapal di gangway atau lorong penumpang pejalan kaki akan diarahkan ke tempat pendaftaran agar bisa naik ke bus khusus yang sudah disiapkan agar tidak berdesakan dengan penumpang lain,” terang Hasan Lessy saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat malam (31/5/2019).

Bus Trans Lampung yang dipergunakan sebagai bus angkutan khusus diakuinya memiliki tempat duduk sekitar 40 unit. Melalui penyediaan tempat duduk yang memadai ia juga memastikan bisa memberi kenyamanan bagi penumpang.

Pemudik yang membawa serta keluarga dan tiba di Pelabuhan Bakauheni diakuinya sebagian masih menginap di Pelabuhan Bakauheni. Sejumlah penumpang yang sudah didata selanjutnya akan diberangkatkan saat bus sudah penuh.

Penyiapan bus angkutan khusus menurut Hasan Lesst disiapkan setelah melihat tren kenaikan penumpang dari Merak yang terus meningkat.

Sesuai data produksi angkutan lebaran 1440 H/2019 hingga Jumat (31/5) telah diseberangkan 150.763 orang dari pelabuhan Merak. Jumlah tersebut naik sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya hanya 119.984 orang. Jumlah tersebut terus akan meningkat pada akhir pekan.

“Kami sediakan juga fasilitas bagi pemudik yang memilih menunggu pagi berupa fasilitas ruang tunggu dengan karpet,” ujar Hasan Lessy.

Selain menyediakan bus angkutan khusus, koordinasi juga dilakukan dengan DPC Khusus Organda Bakauheni. Penyiapan bus, travel, angkutan pedesaan dilakukan mengantisipasi pemudik kekurangan kendaraan setibanya dari Merak ke Bakauheni. Penyiapan kendaraan mencukupi menjadi cara mengantisipasi penumpukan pemudik di Bakauheni.

Lihat juga...