hut

Bali Rancang Pergub Tentang Energi Bersih

Editor: Mahadeva

DENPASAR – Pemprov Bali menggelar rapat Konsultasi Uji Publik Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih, Rabu, (12/6/2019).

Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali Ida Bagus Sudarsana.-Foto: Sultan Anshori.

Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali, Ida Bagus Sudarsana, mengatakan, kebijakan dan strategi diperlukan untuk membangun sistem Energi Bersih yang mandiri, berkeadilan dan berkelanjutan.

Salah satunya, demi menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali, sesuai Sesuai dengan Visi Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali (Pola Pembangunan Semesta Berencana) menuju Bali Era Baru.

Khususnya misi ke-21, yaitu Mengembangkan Tata Kehidupan Krama Bali, Menata Wilayah dan Lingkungan yang Bersih, Hijau dan Indah. “Rancangan Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih ini merupakan produk hukum paling inovatif dan pertama kali di Indonesia, yang dibuat secara mandiri oleh Pemerintah Provinsi Bali,” tandas Sudarsana.

Beberapa hal yang diperhatikan dalam pergub tersebut adalah, Pembangkit Listrik wajib menggunakan bahan bakar Energi Bersih yaitu Gas Alam Cair dan Energi Terbarukan. Menyiapkan Pusat Unggulan Energi Bersih (clean energy centre of excellence), untuk menciptakan SDM berbasis kompetensi bidang ESDM dan mengembangkan teknologi Energi Bersih.

Memberikan peran kepada masyarakat, UMKM, Desa Adat dan Badan Usaha Milik Daerah untuk mengelola Energi Bersih baik secara mandiri dan atau bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Nasional atau Swasta. “Mendorong bangunan pemerintah, komersial, industri termasuk hotel, restoran dan rumah tangga berkewajiban menggunakan Energi Bersih melalui atap panel surya maupun bangunan hijau,” kata Sudarsana.

Kemudian mendorong pemberdayaan sumber daya manusia lokal berbasis kompetensi, bagi usaha-usaha di sektor Energi Bersih. Memberikan insentif dan disinsentif dalam upaya efisiensi dan konservasi energi.

“Kearifan lokal yang bersandarkan tiga komponen utama di Bali, Alam Bali, Krama Bali & Kebudayaan Bali sangat diperhatikan disini sebagai perwujudan Ekonomi Gotong Royong dan Trisakti Bung Karno dimana melibatkan secara aktif peran serta masyarakat Bali dalam industri Energi Bersih, untuk itu kegiatan uji publik atau konsultasi publik menjadi sangat penting untuk memperoleh masukan-masukan yang akan menyempurnakan rancangan peraturan gubernur nantinya.” tandas Sudarsana.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!