hut

Belasan Hektare Lahan Padi di Bantul Kekeringan

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Belasan hektare lahan pertanian di kecamatan Plered, Bantul gagal panen. Para petani merugi karena kekeringan yang terjadi.

Sejumlah petani mengaku merugi antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah akibat peristiwa tersebut. Salah seorang petani, Sudiono, warga Bawuran Plered, menyebut, lahan pertanian yang mengalami kekeringan paling parah adalah di Desa Bawuran dan Kedungpring.

Di desa tersebut, terdapat belasan hektare lahan padi yang mengalami kekeringan dan gagal panen. “Memang setiap memasuki musim kemarau, air dari saluran irigasi di kawasan ini tidak pernah mengalir. Sehingga petani hanya mengandalkan air hujan saja. Sementara sejak awal Mei lalu, hujan sudah tidak turun sama sekali. Akibatnya tanaman padi semua mati,” katanya, Kamis (13/06/2019).

Memiliki lahan seluas kurang 600 meter persegi, Sudiono, menanam padi di awal Mei lalu. Saat ini, tanaman padi miliknya telah menginjak usia sekira 50 hari. Namun, menyusutnya air irigasi serta tidak adanya hujan, membuat tanamanya mati seluruhnya.

Salah seorang petani, Sudiono menunjukkan tanaman padi miliknya yang mati akibat kekeringan – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Tahun lalu, saat masa tanam kedua saya juga tanam padi. Tapi bisa bertahan hidup sampai panen, karena memasuki Mei sampai Juni masih sempat turun hujan. Jadi tidak merugi. Tapi tahun ini sama sekali tidak ada hujan. Sehingga tanaman padi mati,” tandasnya.

Menghabiskan modal Rp500 ribu, untuk biaya membajak sawah dengan traktor, membeli bibit, membayar buruh tanam, hingga membeli pupuk, Sudiono mengaku pasrah tidak mendapat hasil apapun.

Dia memgaku akan mulai menanam kedelai pada masa tanam ketiga nanti. “Jelas sudah tidak bisa diselamatkan. Kalau mau diairi dengan mesin disel, biayanya terlalu mahal. Jadi saya biarkan saja mati. Paling nanti batang dan daun padi nya dipotong untuk pakan ternak. Tidak masalah kehilangan ratusan ribu. Sudah risiko petani,” tandasnya.

Dikawasan Plered, para petani biasa menerapkan pola tanam padi padi palawija. Saat musim penghujan, petani akan menanam padi hingga pertengahan musim kemarau tiba. Sementara saat memasuki musim kemarau, petani menanam komoditas palawija seperti kedelai, cabai, jagung, hingga tembakau.

Lihat juga...