hut

Bingung PPDB “Online”, jadi Peluang Jasa Layanan Pendaftaran

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP dan SMA di Lampung dilakukan secara online. Hal itu membuat orang tua siswa bingung.

Sumin, salah satu orang tua siswa SDN 1 Pasuruan menyebut, pendaftaran secara online, mengharuskannya menggunakan internet untuk mendaftarkan sekolah. Bagi masyarakat yang memiliki gawai seperti ponsel dan laptop, pendaftaran online akan mudah dilakukan. Namun, bagi orang tua yang berlatar belakang pendidikan rendah, dan tidak bisa mengoperasikan komputer, hal tersebut sangat membingungkan.

Jasa pelayanan pendaftaran PPDB online yang dibuka masyarakat di Lampung Selatan – Foto Henk Widi

Solusi untuk masalah tersebut, sejumlah orang tua siswa melakukan pendaftaran secara kolektif. Program yang diinisisi para orang tua tersebut melibatkan guru sekolah. Dimaksudkan, untuk memudahkan proses pendaftaran.

“Sistem pendaftaran penerimaan peserta didik baru memang lebih praktis, tapi bagi orangtua yang tidak familiar dengan gawai atau internet akan sangat sulit,” terang Sumin, yang ditemui Cendana News akan mendaftarkan anaknya, Senin (17/6/2019)

Salah satu kesulitan yang dihadapi adalah proses input data. Penggunaan KTP elektronik, Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan persyaratan lain, disebutnya cukup membuat membingungkan. Selain itu, pendaftaran online harus diikuti dengan pencetakan bukti pendaftaran, yang disertai fotocopy akte kelahiran, fotocopy surat keterangan hasil ujian (SKHU) saat melakukan regristrasi ke sekolah yang dituju.

Lain lagi yang dialami Ardy, yang mendaftarkan adik bernama Anisa, sudah melakukan pendaftaran ke SMPN 1 Penengahan dengan ponsel. Meski demikian, karena harus menyertakan bukti print out, jasa pendaftaran PPDB online jadi pilihan. “Sistem online sudah bisa diakses sejak pagi namun saya baru bisa mencetak sore hari karena harus antri,” terang Ardy.

Usaimencetak  bukti pendaftaran online, Ardy masih harus menyiapkan kelengkapan administratif, seperti fotocopy akte kelahiran dua lembar, fotocopy kartu keluarga, fotocopy Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dan foto ukuran 3×4. “Keberadaan jasa pendaftaran memang sangat membantu, sebab sejumlah sekolah ada yang tidak menyediakan fasilitas tersebut,” tandas Ardy.

Okta, penyedia jasa pendaftaran PPDB Online di Lampung Selatan – Foto Henk Widi

Masa pendaftaran PPDB online di Lampung Selatan, digelar selama sepekan sejak 17 hingga 22 Juni 2019. Kegiatan tersebut menjadi peluang usaha sejumlah masyarakat. Okta, salah satu warga di Desa Pasuruan membuka jasa pendaftaran PPDB Online di Lampung Selatan.

Tempat usaha tersebut sejak pagi didatangi puluhan siswa dengan diantar orang tua untuk mendaftar PPDB Online.  Plang besar di jalur strategis tidak jauh dari salah satu sekolah membuat lokasi mudah dikenali. Menetapkan tarif Rp50.000, Dia menyebut, jasa tersebut termasuk penggunan internet, listrik, printout kertas dan jasa. Meski dirasakan tarifnya cukup lumayan mahal, sebagian orang tua yang tidak ingin repot memilih menggunakan jasa pendaftaran PPDB Online.

Sejumlah Warung Internet (Warnet) yang ada di Kalianda, juga membuka layanan yang sama. Bahkan, terlihat antrean siswa yang akan mendaftar secara online sejak pagi. Mereka yang datang, rata- rata siswa yang akan masuk ke jenjang SMA.

Lihat juga...