Bupati Gandeng Bekraf Kembangkan Ekosistem Digital di Banyumas

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Bupati Banyumas, Achmad Husein, menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan pelayanan publik, bisnis UMKM, serta pariwisata, melalui ekosistem digital. Masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang ketiga hal tersebut secara lengkap dan mudah.

“Saya ingin membuat konten khusus tentang Banyumas, di mana semua informasi tersedia, mulai dari pelayanan publik, mau mencari produk apa pun tersedia di situ, informasi wisata juga lengkap. Hal ini akan membantu pengembangan produk lokal, serta geliat pariwisata,” kata Bupati, usai mengisi acara  Bekraf Developer Day (BDD), Minggu (23/6/2019).

Pada kesempatan tersebut, bupati langsung meminta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang merupakan lembaga pemerintah nonkementrian yang bertugas mengembangkan ekonomi kreatif. Dalam satu bulan akan disiapkan MoU untuk pengembangan digitalisasi tiga sektor tersebut di Banyumas.

Bupati Banyumas, Achmad Husein (berpeci) memaparkan harapannya untuk mengembangkan ekosistem digital di Banyumas. -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Husein mengatakan, selama ini ia mengalami kesulitan untuk menggandeng pihak ketiga yang bisa mengimplementasikan digitalisasi secara menyeluruh dan terintegrasi.

Setelah menyaksikan BDD, Husein merasa yakin jika Bekaf bisa mewujudkan keinginannya tersebut.

“Saya minta dalam waktu maksimal satu bulan, kerja sama ini dapat direalisasikan,” tegasnya.

Bupati meyakini dengan adanya pengembangan digitalisasi sektor UMKM dan pariwisata, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi, informasi produk maupun destinasi wisata dapat diakses oleh siapa pun dan di mana saja.

Menanggapi keinginan itu, Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari, menyatakan siap untuk bekerja sama dengan Pemkab Banyumas.

Menurutnya, pada era revolusi industri 4.0 ini, diperlukan upaya alternatif agar pertumbuhan ekonomi terus berlanjut secara berkesinambungan.

“Kalau dari pengamatan kami, selama ini perekonomian di wilayah Banyumas masih bersandar pada sektor industri pengolahan, pertanian dan perdagangan, hal tersebut sebenarnya bisa dikemas dengan lebih efisien dan efektif serta mengikuti perkembangan zaman,” tuturnya.

Kehadiran Bekraf di Purwokerto dengan menggelar BDD ini, juga dalam rangka memacu pengembangan aplikasi dan game. “Bekraf Developer Day ini diikuti 400 lebih peserta dan menjadi ajang berkumpulnya para developer. Kita selalu menangani dari hulu hingga ke hilir, salah satunya untuk industri aplikasi dan game. Kita berharap, acara ini dapat memunculkan talenta-talenta baru yang mampu mengangkat kearifan lokal Banyumas dan memberikan solusi melalui teknologi digital,” jelasnya.

Lihat juga...