Cuaca Buruk, Harga Ikan di Kupang Melambung

Seorang nelayan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sedang mengangkut ikan dari perahu motor menuju pasar ikan Oeba , Sabtu (1/6/2019) - Foto Ant

KUPANG – Harga ikan segar di sejumlah pasar ikan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melambung. Hal itu dikarenakan pasokan ikan terbatas.

Cuaca buruk, yang sedang melanda wilayah perairan NTT beberapa hari terakhir, menjadikan pasokan ikan menjadi terbatas. “Harga ikan mulai naik sejak satu minggu ini, karena angin kencang serta gelombang tinggi di perairan Kupang. Pasokan ikan dari nelayan sangat terbatas,” kata seorang pedagang ikan di Pasar ikan Oeba, NTT, Ama Kale Lado, Sabtu (1/6/2019).

Menurutnya, satu ember ikan kombong yang biasa dijual para nelayan kepada pedagang Rp300.000, saat ini naik menjadi Rp700.000 per ember. Hal yang sama juga untuk jenis ikan sardin, yang biasa dijual Rp300.000, naik menjadi Rp600.000 per ember.

Sementara harga ikan di pasar, untuk ikan kombong dijual dua kumpul Rp50.000. Sebelumnya, biasa dijual tiga kumpul Rp50.000. Ama Kale Lado mengatakan, kendati harga ikan segar mengalami lonjakan, namun masyarakat Kota Kupang tetap membeli. Ikan sudah menjadi konsumsi utama masyarakat di ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini.

Harga ikan segar mengalami kenaikan, apabila cuaca di perairan NTT sedang buruk. Namun apabila angin kencang dan gelombang mulai redah maka harga ikan di pasar-pasar Kota Kupang mulai stabil. (Ant)

Lihat juga...