Dana Beasiswa Pendidikan Belum Diusulkan ke DPRD Sikka

Editor: Mahadeva

MAUMERE – Anggaran beasiswa kuliah bagi anak Kabupaten Sikka belum disampaikan pemerintah daerah setempat ke DPRD Sikka. Pemerintah daerah dan DPRD belum membahas alokasi anggaran beasiswa tersebut di APBD 2019.

“Anggaran untuk beasiswa memang belum diusulkan ke DPRD Sikka. Kami juga belum pernah membahas anggaran itu, termasuk dikomisipun belum ada pembahasannya,” ungkap Stef Sumandi, Anggota DPRD Sikka, Kamis (20/6/2019).

Stef menyebut, pihaknya juga belum mengetahui apakah anggaran tersebut akan diusulkan dalam APBD Perubahan atau tidak. “Saya tidak mengetahuinya, apakah akan diusulkan dalam APBD Perubahan. Untuk lebih jelasnya silahkan tanya kepada Ketua DPRD Sikka,” tandas Stef.

Ketua DPRD kabupaten Sikka, Gorgorius Nago Bapa. Foto : Ebed de Rosary

Ketua DPRD Sikka, Gorgonius Nago Bapa, menyampaikan hal senada. Pemerintah daerah belum pernah mengajukan program beasiswa kepada DPRD Sikka, sehingga kegiatan tersebut tidak pernah dibahas.

“Di dalam APBD 2019 memang ada angaran pendidikan untuk Bagian Kesra, yang namanya hibah dan bantuan sosial untuk mahasiswa semester akhir. Tapi kalau untuk calon mahasiswa belum ada anggarannya,” terangnya.

Sementara jika diusulkan di APBD Perubahan, harus menghitung Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), apakah cukup atau tidak untuk membiayai program tersebut. “Nantinya dalam pembahasan APBD perubahan akan dilihat dahulu, dan kalau ada SILPA, maka diupayakan dulu untuk membiayai defisit anggaran yang ada di dalam APBD Induk. Bila masih ada dana lebih baru akan dialokasikan untuk program-program yang baru,” terangnya.

Kepala Bagian Kesra Setda Sikka, Dominikus Mena da Silva, membenarkan belum adanya alokasi anggaran untuk beasiswa tersebut. Pemerintah masih akan memperjuangkannya dalam perubahan APBD 2019.

“Kami telah menggodok Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Sikka tentang Biaya Pendidikan dan Beasiswa bagi Mahasiswa. Ranperbup ini sedang diproses untuk mendapatkan penetapan menjadi Perbup Sikka,” jelasnya.

Perbup itu, disebut Dominikus, yang akan mengakomodir biaya pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa, sudah bisa ditetapkan sebelum pembahasan Perubahan APBD 2019. “Dengan begitu maka  pemerintah memiliki argumentasi dan dasar hukum yang kuat untuk memperjuangkan ketersediaan dana agar program beasiswa bisa terealisir,” pungkasnya.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, dalam program kerjanya memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal Kabupaten Sikka yang kuliah di berbagai perguruan tinggi. Para calon penerima beasiswa telah mendaftar ke Humas Setda Sikka, sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Lihat juga...