Dapat Hibah Tanah, SAR Maumere Siap Bangun Pos di Alor

Editor: Mahadeva

Penandatanganan dokumen hibah tanah untuk pembangunan gedung SAR di kabupaten Alor antara bupati Alor (kanan) dan kepala kantor SAR Maumere.Foto : SAR Maumere.

MAUMERE – Kantor Pancarian dan Pertolongan atau SAR Maumere mendapatkan hibah tanah dari Pemerintah Kabupaten Alor seluas 4.325 meter persegi (m2).

Hibah tanah tersebut telah ditandatangani perjanjiannya, Rabu (12/6/2019). “Tanah tersebut tentunya akan kami gunakan untuk membangun pos SAR Alor. Selama ini Pos SAR Alor  menjadi salah satu ujung tombak Basarnas Maumere dalam pelaksanaan operasi di kabupaten Alor,” sebut kepala kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana,SE,MAP, Jumat (14/6/2019).

Selama operasional di Kabupaten Alor, Pos SAR Alor masih menumpang di gedung milik Pemkab Alor.Tanah hibah akan dipergunakan membangun gedung Pos SAR, yang sesuai standar yang berlaku.

Kepala kantor SAR Maumere, I Putu Sudayanan,SE,MAP. Foto : Ebed de Rosary

“Tentunya akan ditempatkan personel dan alat utama SAR yang lebih baik dari saat ini. Hal ini untuk membantu Pemerintah Kabupaten Alor,  menangani musibah bencana dan kondisi yang membahayakan jiwa manusia yang terjadi di wilayah Kabupaten Alor,” tuturnya.

Alor disebut Putu, sangat terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Jika arus wisatawan terus mengalami peningkatan, maka tentunya status dari pos SAR bisa ditingkatkan.

Bupati Alor, Drs. Amon Djobo, menyebut, sejak awal menjabat, dirinya berkomitmen penuh mendukung keberadaan Basarnas. Hal itu dirasa sangat perlu, untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Alor. Termasuk mendukung keamanaan wisatawan yang berkunjung.

“Kabupaten Alor merupakan daerah kepulauan, sehingga rawan sekali terjadi kecelakaan laut, karena banyaknya kapal penumpang antar pulau. Kehadiran Basarnas sangat penting dimana ketika terjadi musibah kecelakaan maka SAR akan melakukan upaya pertolongan dan penyelamatan,” terangnya.

Lihat juga...