Disdukcapil Bekasi Ingatkan Pendatang Lengkapi Dokumen Kependudukan

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Jawa Barat, Taufik Rahmat Hidayat, mengingatkan pendatang baru bersamaan dengan arus balik Idulfitri 1440 Hijriah, di wilayah setempat untuk dapat melengkapi diri dengan dokumen kependudukan.

Hal tersebut dalam rangka mempermudah berbagai urusan kependudukan, baik warga yang akan mencari pekerjaan atau pun keperluan lainnya di Kota Bekasi. Dokumen tersebut meliputi, KTP-El, Kartu Keluarga (KK) dan Akta Lahir.

“Disdukcapil bersama Kecamatan akan melakukan pendataan di lapangan dan mereka yang tidak memiliki dokumen seperti KTP akan dimintai keterangan oleh pihak kecamatan atau kelurahan setempat,” ujar Taufiq, Kamis (13/6/2019).

Dikatakan, Disdukcapil Kota Bekasi tidak akan melakukan razia yustisia seperti sebelumnya. Taufiq beralasan, hal tersebut atas dasar menghormati hak asasi manusia. Untuk itu dia meminta, baik warga asli maupun warga pendatang, agar melengkapi tiga dokumen kependudukan sipil, seperti KTP Elektronik, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga.

Taufiq R. Hidayat, Kepala Dinas Disdukcapil Kota Bekasi –Foto: M Amin

“Jadi jangan membuat akta, atau merekam KTP-el kalau sudah kepepet. Jangan seperti itu. Usahakan saat belum dibutuhkan, cepat dibuat karena itu sangat penting,” imbau Taufiq.

Menurutnya, pada arus balik Lebaran 2019, Disdukcapil sudah mulai mendata di beberapa kelurahan, dengan melibatkan dinas sosial untuk memberi imbauan terkait dokumen kependudukan.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta warga dari berbagai wilayah yang datang ke Bekasi dan tinggal sementara di Bekasi untuk membuat surat keterangan tinggal sementara, namun berdasarkan data kependudukan yang ada.

“Itu wajib. Kami akan layani di beberapa gerai,” ujar Taufiq, sembari menjelaskan, gerai itu memanfaatkan mal pelayanan publik untuk memudahkan warga mengurus hal-hal lainnya.

Disdukcapil, imbuhnya, juga akan segera melakukan pengendalian dan perevikasi warga masyarakat Kota Bekasi. Jika di lapangan ditemukan orang yang bandel, akan dilakukan tindakan hingga mengembalikan kembali ke tempat asal.

Lihat juga...