hut

Disdukcapil Denpasar Sidak Pendatang Tanpa Identitas

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Satpol PP, Kepolisian, dan KPKL, menggelar sidak penduduk pendatang yang menyasar Pelabuhan Benoa, Jumat (7/6) sore.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penduduk pendatang (duktang) secara ilegal di wilayah Kota Denpasar. Pelaksanaan sidak yang kali ini masih serangkaian arus mudik lebaran tersebut turut menyasar Kapal Penumpang AWU yang membawa sedikitnya 800 penumpang.

Dari kegiatan tersebut, berhasil dipetakan sebanyak 54 orang dengan identitas non-KTP Elektronik serta tak mengantongi identitas kependudukan, namun dilepaskan lantaran terdapat penjamin. Sedangkan lima orang diserahkan ke Satpol PP, lantaran tidak mengantongi identitas, sehingga seluruhnya berjumlah 59 orang. Turut ditemukan pula dua ekor ayam yang dibawa oleh penumpang dan langsung dikarantina oleh pihak pelabuhan.

Kadis Dukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gede Juli Artabrata. -Foto: Sultan Anshori

Kadis Dukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gede Juli Artabrata, mengatakan, penataan penduduk pendatang harus dilakukan untuk mengantisipasi penduduk ilegal serta mengetahui jumlah penduduk Kota Denpasar sebelum dan pascaarus mudik Lebaran 2019.

“Total 59 orang yang didata ini mereka tidak mengantongi KTP-el, tetapi ada yang membawa KTP nonelektronik, Kartu Keluarga, dan bahkan ada yang membawa SIM atau STNK, jadi 59 orang ini tetap kita data kembali sebagai upaya tertib administrasi. Sidak juga akan dilaksanakan hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya pemetaan jumlah penduduk,” jelas Artabrata, Jumat (7/6/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini juga salah satu upaya untuk mensosialisasikan kepada penduduk pendatang, bahwa KTP-el itu sangat penting.

“Untuk itu, saya imbau agar semua penduduk ke mana pun tujuannya harus membawa KTP-el, dan kepada seluruh pelabuhan agar ikut mensosialisasikan tertib administrasi dari keberangkatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, bahwa setelah dilaksanakan pendataan terkait tertib administrasi oleh Disdukcapil dan diputuskan bahwa yang bersangkutan tidak membawa identitas, maka akan diserahkan ke Satpol PP sebagai penegak Perda.

Satpol PP dapat melakkukan tindakan,seperti mencari penjamin, Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), bahkan pemulangan kembali.

“Bagi penduduk yang tidak membawa KTP-el harus menghubungi saudaranya agar tujuan mereka jelas di Kota Denpasar. Jika tidak ada sanak saudara sebagai penjamin, maka Satpol PP akan menindaklanjuti dengan Sidang Tipiring, bahkan sampai dipulangkan kembali,” ungkapnya.

Salah satu penduduk pendatang, Andi Umbu Retang, mengaku hanya membawa surat keterangan magang saja. Hal ini lantaran pihaknya datang ke Bali bertujuan untuk magang sebagai syarat pelaksanaan pendidikan. “Iya, saya ke Bali untuk magang dan kebetulan identitas penduduk belum selesai,” katanya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com