Disnaker Bekasi Ingatkan Pencaker Ikuti Pelatihan Keterampilan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi, Sudirman, mengingatkan kepada angkatan kerja fresh graduate lebih dulu mengikuti program pelatihan kerja yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Hal tersebut karena meningkatnya jumlah pencari kerja (pencaker) di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang meningkat usia lulusan 2019.

“Data sementara dari periode Januari-Juni 2019 para pencari kerja tercatat mencapai 4.801 orang. Para lulusan SMA pun tercatat mencari kerja berdasarkan data pembuatan kartu kuning di Disnaker yang terus meningkat,”ungkap Sudirman, Jumat (28/6/2019).

Dikatakan dari data pengurusan kartu kuning di Disnaker Kota Bekasi didominasi lulusan SMA sederajat. Mereka (pencari kerja) yang mengurus kartu tanda pencari kerja di Disnaker.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi, tengah mempersiapkan upaya fasilitas pelatihan melalui banyak program yang dikhususkan bagi para lulusan SMA/SMK dalam meningkatkan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja.

“Disnaker Kota Bekasi dengan menggandeng Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kementerian Ketenagakerjaan RI yang berada di wilayah Bekasi menyediakan program pelatihan kerja berkuota 3.500 peserta,” tegasnya.

Hal tersebut imbuhnya, dalam rangka menyesuaikan perkembangan dan menjawab kebutuhan pasar kerja di Kota Bekasi.

Sudirman mengatakan bahwa perusahaan tentunya akan lebih memilih tenaga kerja yang sudah memiliki kemampuan kerja.

Melalui pelatihan kerja, sambungnya tentu akan menjadi bekal bagi pencari kerja itu sendiri untuk memilih bidang yang disediakan setiap perusahaan.

“Untuk infomasi pelatihan, saat ini Disnaker tengah berkoordinasi dengan Humas, pihak kelurahan dan kecamatan, teknis dan lainnya agar menginformasikan pada masyarakat,” tukasnya.

Namun demikian lanjutnya, untuk program pelatihan kerja yang akan disediakan tidak sebatas satu atau dua jurusan keahlian. Para calon pencari kerja bisa memilih jurusan yang diminati karena program atau jurusan pelatihan ragamnya cukup banyak.

“Mekanismenya, pencaker bisa lebih dulu mendaftar dengan mencari informasi penyediaan pelatihan di Disnaker. Setelah masuk pendataan, para pendaftar akan diseleksi dan diumumkan hasilnya sesuai jurusan,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, tidak hanya Disnaker yang dipadati untuk membuat kartu kuning oleh pencari kerja di Kota Bekasi, tetapi beberapa Polsek dan mal pelayanan publik cukup dipadati oleh mereka untuk membuat surat keterangan catatan kelakuan baik (SKCK) guna keperluan kerja atau lainnya.

Lihat juga...