Dua Kali Insiden Mobil Jatuh dari KMP Nusa Putera

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Kecelakaan laut kendaraan jatuh dari KMP Nusa Putera dalam kurun waktu tujuh bulan terjadi dua kali.

Insiden pertama sebuah truk muatan rongsokan bernomor polisi B 9052 FN terjatuh akibat ramdoor (pintu kapal) patah di dermaga III Bakauheni pada Kamis (27/12/2018).

Terkini pada Selasa (18/6/2019) kendaraan pribadi avanza bernomor polisi B 1087 CKB milik Samsul, warga Tangerang jatuh di alur keluar Bakauheni usai KMP Nusa Putera bertolak dari dermaga VI Bakauheni.

Terkait insiden tersebut, pihak Jasa Raharja yang memberikan asuransi tengah melakukan proses pemberkasan.

Halim Purwanto, petugas kantor pelayanan PT Jasa Raharja Bakauheni menyebut petugas melakukan pencocokan manifest kendaraan dengan tiket. Sebab saat membeli tiket, setiap penumpang mendapat bukti cetakan tiket. Data nama pengemudi, nomor polisi kendaraan dan jam pembelian akan tercatat.

Halim Purwanto (rompi hijau) petugas kantor pelayanan PT Jasa Raharja Bakauheni Lampung Selatan – Foto: Henk Widi

Selain tiket, kelengkapan klaim asuransi akan dilengkapi pemilik. Kelengkapan dokumen diantaranya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), identitas diri.

Selain itu dilengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) di atas kapal atau berita acara kapal terkait insiden kecelakaan. Halim menyebut insiden kecelakaan di atas kapal sepanjang tahun 2019 mencapai puluhan kasus dengan tingkat nilai pertanggungan beragam.

“Seusai kejadian Jasa Raharja Bakauheni segera melakukan verifikasi data tiket, mengirimkan ke kantor cabang Merak dan akan dilanjutkan proses penyelesaian di Tangerang sesuai domisili pemilik kendaraan,” ungkap Halim Purwanto saat dikonfirmasi Cendana News di Bakauheni, Rabu (19/6/2019).

Halim Purwanto menyebut klaim pertanggungan akan dilakukan oleh tim apraisal. Sebab nilai harga pasaran kendaraan akan dihitung sesuai usia kendaraan.

Khusus untuk kendaraan pribadi roda empat nilai pertanggungan asuransi yang diberikan maksimal sebesar Rp240 juta. Pada insiden yang sama truk tercebur ke laut, nilai pertanggungan memperhitungkan usia kendaraan mencapai Rp200 juta. Selain itu klaim untuk muatan kendaraan mencapai Rp16 juta.

Klaim asuransi bagi penumpang dan kendaraan diakui Halim Purwanto merupakan bentuk kerjasama antara Jasa Raharja, perusahaan pelayaran dan pelabuhan. Sesuai aturan, semua penumpang pejalan kaki, kendaraan dijamin dengan asuransi.

Jaminan asuransi bagi pengguna jasa penyeberangan atau transportasi laut diakuinya sudah tercakup dalam tiket yang dibeli. Oleh kerena itu ia mengimbau bukti tiket yang saat ini tercatat secara elektronik harus disimpan untuk mengantisipasi jika terjadi kecelakaan laut.

Sebelumnya diberitakan Cendana News, Selasa (18/6) mobil bernomor polisi B 1087 CKB tercebur di alur keluar Bakauheni di sekitar pulau Prajurit dan pulau Sangiang, 6 mil dari pelabuhan Bakauheni.

Sesuai informasi awal dari Roi Mayer, wakil komandan regu A mobil tersebut dikemudikan oleh Samsul, warga Cikokol, Kota Tangerang.

Roi Mayer menyebut kapal yang dinahkodai oleh kapten Muhamad Nur menginformasikan kendaraan pribadi tersebut tercebur sekitar pukul 15.40 WIB, tidak lama setelah kapal bertolak pukul 15.12 WIB.

Posisi kendaraan yang berada di upper deck dekat pintu side ramp kapal diduga sempat menabrak reling kapal dengan posisi mundur. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Roi Mayer, Komandan Regu Jaga II saat peristiwa terjatuhnya kendaraan pribadi dari KMP Nusa Putera – Foto: Henk Widi

Informasi awal, jarak dari buritan ke arah sideramp diperkirakan sekitar 5 meter dari lokasi kendaraan tercebur. Kondisi cuaca saat pelayaran dari Bakauheni dan Merak diperkirakan masih normal.

Roy Mayer menyebut kapal yang bertolak dari dermaga VI Bakauheni tersebut sandar di dermaga VII Merak pada 18.30 WIB. Proses investigasi akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti insiden terceburnya kendaraan pribadi tersebut.

Roi Mayer juga menyebut perusahaan pelayaran berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja. Koordinasi diakuinya berkaitan dengan klaim asuransi bagi kendaraan yang mengalami kecelakaan di atas kapal.

Sesuai data manifest kendaraan, kendaraan tersebut masuk golongan IVA dengan tarif Rp374.000 dengan jam pembelian tiket dibeli pada jam 14:07:42 WIB dan naik dari dermaga VI pelabuhan Bakauheni.

Petugas dari Jasa Raharja Putera Bakauheni diakui Roi Mayer sudah melakukan pencatatan data tiket. Sebab sesuai data tiket akan diketahui jenis dan golongan kendaraan yang tercatat saat proses pembelian.

Dokumen tiket selanjutnya akan dikirim ke Merak untuk proses penanganan lebih lanjut. Sebab sesuai undang-undang semua penumpang dan kendaraan dijamin asuransi.

Saat insiden terjadi KMP Nusa Putera dari pelabuhan Bakauheni memuat kendaraan campuran 123 unit. Kendaraan itu meliputi jenis roda dua 29 unit, kendaraan pribadi 62 unit, pick up 2 unit, colt diesel 8 unit, bus 3 unit, kendaraan truk besar 13 unit, tronton sebanyak 5 unit, trailer sebanyak 1 unit.

Pelayanan kapal yang ada di dermaga VI membuat kapal tersebut tidak mengangkut penumpang pejalan kaki.

Berdasarkan catatan Cendana News KMP Nusa Putera merupakan kapal yang dibuat di galangan Perancis. Kapal milik PT. Putera Master SP KMP Nusa Putera merupakan salah satu kapal besar yang dimiliki operator tersebut di lintasan Bakauheni-Merak.

Kapal dengan bobot 13.863 GT tersebut dibuat tahun 1985 dan bisa memuat penumpang maksimal 270 kendaraan campuran, 400 muatan penumpang pejalan kaki.

Lihat juga...