Festival Dragon Boat Internasional di Padang Ditabuh Agustus 2019

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, kembali menyelenggarakan Padang International Dragon Boat Festival (PIDBF). Dari agenda yang disusun, festival tahunan ini direncanakan bakal ditabuh pada awal Agustus 2019 ini.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, kejuaraan perahu naga skala internasional tersebut bakal berlangsung selama empat hari pada Agustus 2019, dan lokasi pacuan masih dilangsungkan di Sungai Banjir Kanal kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Agus Salim.

Ia menyebutkan secara aturan dan sistem permainan pada Festival Dragon Boat Internasional tersebut, hampir sama setiap tahunnya. Dimana ajang olahraga air ini diikuti oleh Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) se-Indonesia seperti Jambi, Riau, Bengkulu dan DKI Jakarta serta provinsi lainnya, serta beberapa berbagai negara.

“Mudah-mudahan pada PIDBF ke-17 ini perlombaan akan dimeriahkan oleh sejumlah tim dayung dari beberapa negara. Diantara beberapa negara yang sudah mengkonfirmasi keikutsertaannya antara lain Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong dan Fhilipina,” katanya, Selasa (25/6/2019) malam.

Menurutnya, sejauh ini persiapan yang dilakukan untuk penyelenggaraan PIDBF ialah menggelar rapat di internal Pemko Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.

Untuk itu ia mengharapkan kerjasama dan dukungan semua pihak dalam menyukseskan perhelatan tersebut. Baik dalam menyediakan segala sarana-prasarana serta teknis penyelenggaraan dari awal hingga akhir pelaksanaan.

“Termasuk kenyamanan dan keamanan peserta sewaktu mengikuti lomba dan selama berada di Padang. Kita juga berharap semua pihak termasuk masyarakat dapat mendukung dan menyukseskan festival ini. Sehingga berlangsung sukses dan lebih semarak lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya,” harapnya.

Mahyeldi menyebutkan melihat pada penyelenggaraan PIDBF ke-16 pada tahun 2018 lalu, tim yang menjuarai berasal dari tim dayung DKI Jakarta.

Mereka mampu merajai PIDBF dengan keluar sebagai juara umum. Sementara antar bangsa dimenangkan tuan rumah Indonesia yang mampu mengalahkan 6 negara peserta.

“Kita berharap pada iven tahun ini, ada tim – tim dayung baru yang menjadi peserta untuk menjajal Sungai Banjir Kanal. Saya menyampaikan kepada calon peserta dan pemenang tahun lalu, jangan lupa untuk ikut kembali dan bawa juga tim dragon boat daerah atau negara lainnya pada PIDBF 2019 ini,” harapnya.

Melihat pada PIDBF tahun 2018 lalu, peserta mancanegara diikuti oleh 6 negara dengan 9 tim yakni Jepang, Hongkong, Malaysia, Taiwan, Vietnam dan Jerman serta Indonesia sebagai tuan rumah dengan peserta sebanyak 166 orang.

Kemudian peserta dari luar Sumatera Barat, diikuti sebanyak 10 tim dengan jumlah peserta 233 orang, tingkat kabupaten dan kota dalam Sumatera Barat diisi 6 tim terdiri tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Solok Selatan, Bukittinggi, Sijunjung, Pesisir Selatan, PODSI Sumatera Barat, dan PODSI Kota Padang sebagai tuan rumah. 12 tim antar kesatuan pun ikut ambil bagian.

Sehingga total peserta keseluruhan dalam PIDBF ke-16 tahun 2018 lalu, diikuti sebanyak 35 tim terdiri 871 orang serta official berjumlah 93 orang. Untuk hadiah bagi para juara akan diberikan berupa medali, tropi, piagam penghargaan dan uang dengan total Rp195 Juta.

Lalu pada momen penutupan kegiatan tersebut, turut dilangsungkan berbagai acara yang yang semarak. Tidak kalah menariknya, juga ada pertandingan eksebisi yang diikuti antara Indonesia, Delegasi Ba Ria Vung Tau Vietnam dan Delegasi Hildesheim Jerman yang seakan menambah kemeriahkan event tahunan tersebut.

“Jadi pada tahun 2019 ini akan kita buat lebih meriah lagi. Tidak hanya pada acara pembukaan, di saat penutupan pun akan dibuat lebih meriah dari tahun 2018 lalu,” jelasnya.

Mahyeldi menyebutkan suatu kebanggaan bagi masyarakat dan juga Pemko Padang, karena tetap konsisten dengan Padang Internasional Dragon Boat Festival.

Buktinya dengan usia penyelenggaraan telah mencapai ke-17, kegiatan tersebut masih ramai pesertanya. Ia berharap masyarakat senantiasa mendukung kegiatan tersebut hingga di masa-masa mendatang.

Lihat juga...