hut

Gianyar Bagi Bibit Babi ke Keluarga Rawan Sosial

Editor: Mahadeva

GIANYAR – Pemerintah Kabupaten Gianyar kembali membagi bantuan bibit babi betina kepada warga. Kali ini, bantuan diberikan kepada 23 warga dari beberapa kecamatan.

Warga penerima berasal dari Kecamatan Tegallalang, Kecamatan Ubud, Kecamatan Payangan, dan Kecamatan Sukawati. Masing-masing penerima, mendapat dua ekor bantuan bibit babi betina.

Plt Kepala Dinas Sosial, I Made Watha, mengatakan, bantuan berupa bibit babi betina tersebut bagian dari program tahunan yang sudah dilaksanakan sejak 2014. Berdasar data per-2017, di Kabupaten Gianyar terdapat 873 wanita rawan sosial ekonomi. Namun mereka, menjadi tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Namun, dari jumlah tersebut tidak seluruhnya terdaftar sebagai penerima bantuan. Sejak 2014, sebanyak 150 wanita rawan sosial ekonomi telah menerima bantuan. Sedang sisanya, akan mendapatkan bantuan secara bergilir setiap tahun.

“Sebelumnya kita lakukan klarifikasi ke lapangan, bekerjasama dengan pihak desa. Bantuan kita fokus-kan pada warga kurang mampu dan yang betul-betul layak menerima bantuan. Dari pertama program ini dijalankan, sudah ribuan yang kami serahkan,” terang Made Watha, Selasa, (11/6/2019).

Made Warga menyebut, bantuan tersebut bagian dari perhatian serius pemerintah daerah kepada warga. Terutama, kepada mereka yang masuk kategori kurang mampu dan wanita rawan sosial.

Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan, pemberian bantuan bibit babi betina tersebut sebagai stimulan bagi warga kurang mampu. “Bantuan ini merupakan motivasi kepada warga kurang mampu dan ibu-ibu yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Harapannya, dari dua bibit babi yang diserahkan ini dapat dikembangkan menjadi usaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Surya Adnyani Mahayastra.

Perbekel Sukawati, Dewa Gede Dwi Putra, menyebut, bantuan tersebut, bisa menjadi salah satu sumber pendapatan warga untuk bertahan hidup. Selama ini, penerima bantuan merupakan tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Bisa sebagai usaha sambilan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Saya harap bantuan ini tidak putus dan terus berkelanjutan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” tandas Dwi Putra.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!