Gubernur DKI: Ratusan Tahun Warga Betawi Menjaga Jakarta

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, masyarakat Betawi merupakan warga yang setia menjaga kotanya selama ratusan tahun, serta menjadi ruan rumah yang ramah terhadap warga daerah mana pun yang tinggal di Jakarta.

“Karena begitu bicara perjalanan Jakarta ke-492 tahun, maka masyarakat Betawi-lah yang menjadi penjaga Ibu Kota selama ratusan tahun,” ujar Anies, di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

Menurutnya, keramahan dan keterbukaan masyarakat Betawi yang membuat Jakarta menjadi daerah sebagai simpul perekonomian, kebudayaan, dan persatuan.

“Mereka menjadi tuan rumah yang ramah kepada semua yang memungkinkan di kota ini tumbuh berkembang, gagasan-gagasan yang membuat kita memiliki persatuan seperti sekarang ini,” tambah Anies.

Warga Betawi, lanjut dia, memiliki sikap keterbukaan dan kehangatan kepada pendatang yang hadir di Jakarta. “Di kota inilah pertemuan lintas suku bangsa terjadi, ini tumbuh berkembang karena tuan rumah yang ramah, yaitu masyarakat Betawi,” katanya.

Dia menilai, mereka yang bekerja di Jakarta untuk memastikan ibu kota aman, tertib, tenang damai selama beberapa bulan yang menjadi perhatian dari April ketika pemilu sampai dengan sekarang.

“Alhamdulillah kondisi ibu kota kondusif untuk kegiatan perekonomian dan kegiatan pemerintahan,” katanya.

Selain itu, dia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), baik dari Polda Metro Jaya , Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi.

Mereka yang bekerja di Jakarta untuk memastikan ibu kota aman, tertib, tenang damai selama beberapa bulan yang menjadi perhatian dari April ketika pemilu sampai dengan sekarang.

Untuk itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komponen masyarakat Betawi, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat hingga tokoh budaya.

“Izinkan kami menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya. Semoga kontribusi kita semua dicatat sebagai amal saleh,” katanya.

Selain itu, Anies juga berterima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian dan semua pihak yang selama ini setia menjaga Jakarta. Tidak lupa, dia menyampaikan terima kasih kepada para ibu yang dianggap sebagai penggerak perubahan.

“Jakarta damai selama beberapa bulan yang menjadi perhatian dari bulan April ketika Pemilu, sampai dengan Mei, Juni sampai sekarang 3 bulan ini kita lewati,” tuturnya.

Lihat juga...