hut

Harga Ayam Potong Melonjak Tinggi di Lhokseumawe

Ilustrasi - Daging Ayam –Foto: Dok CDN

LHOKSEUMAWE – Menjelang Idul Fitri 1440 H, harga ayam potong di pasar tradisional di dalam wilayah Kota Lhokseumawe, mulai melonjak.

Kondisi tersebut, diakibatkan oleh tingginya permintaan masyarakat untuk kebutuhan Idul Fitri. “Dalam dua hari terakhir, harga ayam potong mulai melonjak tinggi. Bahkan harganya akan lebih tinggi lagi untuk beberapa hari ke depan sampai hari raya Idul Fitri, karena tingginya permintaan untuk berbagai kebutuhan selama hari raya,” ungkap Mursal, salah seorang pedagang ayam di Pasar Inpres Lhokseumawe, Minggu (2/6/2019).

Beberapa hari yang lalu ayam pedaging masih dapat dijual dengan harga Rp28 ribu per-kilogram (kg). Akan tetapi, sekarang naik menjadi Rp35 ribu per-kg. Permintaan ayam akan digunakan oleh usaha kuliner, maupun untuk kebutuhan makanan khas lebaran seperti Opor Ayam lontong. “Apabila menjelang hari raya, harga ayam pasti tinggi, karena dibutuhkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai usaha bakso sampai untuk kebutuhan makanan khas masa lebaran,” katanya.

Diperkirakan harga ayam pedaging akan terus melonjak hingga lebaran. Bahkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, harganya dapat mencapai Rp40 ribu per-kg. Sementara itu, Yufrizal, pedagang ayam lainnya menambahkan, sebelum hari raya, warga banyak memborong daging ayam untuk berbagai kebutuhan. Selama tiga hari saat lebaran ataupun lebih, pedagang ayam tidak berjualan.

“Tiga hari lebih saat hari raya, kami disini tidak berjualan ayam. Sehingga sebelum lebaran banyak warga yang membeli ayam untuk stok. Mulai dari pedagang bakso hingga untuk kebutuhan rumah tangga,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...