hut

Kafilah asal Padang Targetkan Raih Juara Umum MTQ Nasional

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SOLOK – Kafilah asal Kota Padang, bertekad meraih juara umum pada Musabaqah Tiwatil Quran (MTQ) Nasional ke 38 Tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang diselenggarakan di Kota Solok. Kini para kafilah terus melakukan berbagai persiapan agar perolehan juara selama ini dapat dipertahankan.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, ada sebanyak 74 orang kafilah asal Padang yang menjadi peserta pada MTQ tahun ini.

Untuk itu, Pemko Padang berharap tradisi juara umum di ajang MTQ tingkat provinsi harus dipertahankan bagi Pemko Padang. Setelah itu akan dilanjutkan dengan persiapkan untuk menjadi juara di tingkat nasional.

Ia menyebutkan, untuk memantik motivasi para kafilah yang akan berlaga, Wali Kota Mahyeldi seperti biasa menjanjikan hadiah bagi kafilah yang meraih juara satu, dua dan tiga. Bahkan ia pun menaikkan besaran bonus yang dijanjikan oleh Pemko Padang melalui Bagian Kesra sebelumnya.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (kiri) bersama Kakanwil Kemenag Sumatera Barat Hendri, Wali Kota Solok Zul Efian dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit/Foto: M. Noli Hendra

“Sebagaimana bagi yang juara satu saya tambah bonusnya menjadi Rp40 juta, juara dua Rp20 juta dan juara tiga Rp15 juta,” ucapnya, di Lapangan Merdeka, Kota Solok, Minggu (16/06/2019).

Tidak hanya disitu tambahnya lagi, seperti sebelum-sebelumnya juga akan dipilih qori/qoriah terbaik yang akan diberangkatkan haji dan umrah. Bahkan, bagi yang nantinya berhasil menjadi juara nasional, Pemko Padang akan memberikan tempat usaha dan memodali insentif per bulan serta rumah.

“Sejauh ini kita sudah melakukan training sebanyak 5 kali kepada kafilah-kafilah dan beberapa persiapan lainnya,” katanya.

Mahyeldi mengajak, kepada semua official dan pendamping agar terus memantau kondisi dan perkembangan kafilah seperti makan, minum serta waktu istirahatnya. Disamping itu tetap melakukan latihan-latihan.

“Tetap lakukan salat berjamah, Salat Tahajud. Insyalllah dengan izin Allah Subhana wa Ta’ala perlombaan MTQ kali ini dapat kita menangkan,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Jendral (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Muhammadiyah Amin, mengatakan, perlombaan MTQ ini merupakan momentum yang tepat, karena satu tahun lagi Provinsi Sumatera Barat bakal menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional.

Disamping itu, pelaksanaan MTQ kali juga menunjukkan motivasi dan antusiasme masyarakat Sumatera Barat dalam mencintai Alquran, sesuai falsafah adat Minangkabau. Adat Basandi Syarak Sara’ Basandi Kitabullah.

“Kepada semua pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (MTQ) setiap Provinsi di Indonesia untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak. Bukan zamannya lagi setiap Provinsi over Qariah sehingga dikirim ke Provinsi lainnya,” terangnya saat membuka perlombaan tersebut di Lapangan Merdeka Kota Solok.

Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, mengungkapkan, untuk mengatasi over kapasitas setiap pelaksanaan MTQ, sejak tahun 2016 Kemenag RI telah melakukan pembaharuan dengan menggunakan aplikasi Elektronik MTQ (e-MTQ).

Aplikasi ini dapat meminimalisir penyimpangan dan kecurangan dalam pelaksanaan MTQ seperti mendatangkan qoriah-qoriah dari luar daerah. Dengan menggunakan e-MTQ maka identitas kepesertaan akan langsung terkoneksi ke komputer.

“Semoga ke depan kecurangan-kecurangan seperti ini dapat dihindari, sebab ini berhubungan dengan kitab suci Alquran, maka segala sesuatu berbau kecurangan harus dihindari,” sebut Amin yang juga ketua LPTQ Nasional itu.

Sejalan dengan itu Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai momentum perlombaan MTQ ini sebagai bentuk kecerdasan beragama di dalam masyarakat.

Serta mendorong kualitas beragama sehingga terwujud masyarakat yang memperkuat jadi diri bangsa melalui nilai-nilai agama.

Sementara itu Wali Kota Solok, Zul Elfian, mengucapkan selamat datang kepada seluruh Wali Kota/Bupati se-Sumatera Barat, tamu undangan, para official serta peserta perlombaan MTQ. “Selamat datang di Kota Solok, Kota beras, Kota Serambih Madinah,” terangnya.

Ia berharap, perlombaan yang diikuti sekitar 1.099 orang kafilah, dari 15 hingga 21 Juni 2019 dapat berjalan dengan baik. Dan peserta dapat membawa kemenangan untuk masing-masing Kabupaten/Kota yang ia wakili.

Usai menghadiri pembukaan MTQ ke 38 tersebut wali Kota Padang didampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Kabag Humas Pemko Padang Imral Fauzi, dan Kabag Kesra Kota Padang Jamilus langsung mengunjungi lokasi pemondokan kafilah MTQ Kota Padang.

Lihat juga...