hut

Kampung ‘Homestay’ Damandiri di Samiran, Tingkatkan Perekonomian Warga

Editor: Makmun Hidayat

BOYOLALI — Keberadaan Kampung Homestay Damandiri di Desa Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah tidak saja memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian warga sekitar yang mayoritas bekerja sebagai petani.

Lebih dari itu, adanya program dari Yayasan Damandiri itu ternyata juga mampu menumbuhkan dan menggerakkan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Munculnya sejumlah lokasi wisata baru, serta tempat-tempat nongkrong berupa cafe atau warung, menjadi bukti semakin berkembangnya dunia usaha bidang pariwisata di desa yang terletak di wilayah perbukitan antara Gunung Merapi dan Merbabu tersebut.

Hal itu tak lepas karena meningkatnya masa tinggal wisatawan di kawasan desa wisata Selo, semenjak adanya puluhan homestay di Kampung Homestay Damandiri.

Salah seorang wisatawan, Herwanto asal Boyolali, Jawa Tengah, mengaku menyambut baik adanya Kampung Homestay Damandiri. Ia menyebut adanya sejumlah homestay dengan harga terjangkau itu sangat membantu wisatawan yang ingin berlibur dan menghabiskan waktunya di kawasan wisata Selo.

Salah seorang wisatawan, Herwanto asal Boyolali, Jawa Tengah, tengah melihat-lihat salah satu homestay di Kampung Homestay Damandiri Desa Mandiri Lestari Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah. -Foto: Jatmika H Kusmargana

“Saya baru pertama kali ini menginap disini bersama keluarga. Karena dulu kan tidak ada homestay. Dengan adanya homestay, tentu wisatawan diuntungkan karena bisa menikmati suasana maupun sejumlah lokasi wisata yang ada disini dengan puas,” katanya.

Datang bersama istri dan kedua anaknya, Herwanto sendiri memilih menginap di salah satu homestay milik warga yang ada di Kampung Homestay Damandiri. Ia mengaku tertarik menginap karena lokasinya yang sangat strategis, yakni berada tepat di pinggir jalan raya serta memiliki pemandangan langsung ke arah Gunung Merapi.

“Pemandangannya bagus. Karena menghadap langsung ke view gunung Merapi. Jadi saya pilih menginap disini,” ujarnya.

Ditanya soal tarif dan fasilitas, Herwanto sendiri mengaku cukup puas. Dengan hanya membayar uang sewa Rp150ribu per kamar untuk satu malam, ia sudah bisa menempati salah satu kamar dengan fasilitas berupa tempat tidur, TV, kamar mandi dalam dsb.

“Harganya relatif murah. Fasilitasnya juga cukup. Saya berharap agar homestay disini bisa terus berkembang. Dengan terus meningkatkan pelayanan maupun fasilitas yang ada,” pungkasnya.

Lihat juga...