Kemarau, Peternak Mulai Kesulitan Mencari Hijauan

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Memasuki kemarau, peternak di Kabupaten Bantul mulai kesulitan mencari pakan hijauan. Ketersediaan rumput hijau semakin minim, seiring mengeringnya saluran irigasi di lahan-lahan pertanian. 

Tidak turunnya hujan semenjak beberapa bulan terakhir, semakin menambah minimnya ketersediaan rumput bagi peternak. Meski tidak sampai membeli, hal itu diakui menjadi kendala tersendiri bagi peternak setiap musim kemarau tiba.

Peternak sapi dari kelompok ternak Sido Rukun, Dusun Ngotho, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, Daryo, menyebut, pakan hijauan rumput merupakan kebutuhan utama ternak sapi-nya. Selama ini, Dia tidak pernah memberi pakan pabrikan karena tak memiliki dana.

“Kalau saya pakan ya, hanya rumput. Yang harganya terjangkau. Tinggal cari saja. Tidak pernah pakai konsentrat, karena harus beli dan harganya mahal. Peternak kecil seperti saya tidak mampu karena tidak punya dana,” katanya, Kamis (13/6/2019).

Memelihara dua ekor sapi, Daryo, setiap hari membutuhkan sedikitnya satu karung rumput hijau. Kebutuhkan tersebut, setelah ternaknya juga diberi pakan damen atau daun dan batang padi, sisa hasil panen.

Sebagai tambahan, sapi juga sesekali diberi cicit atau kulit kedelai limbah industri pembuatan tempe dan tahu. “Musim kemarau seperti sekarang, cari rumput atau damen mulai susah. Harus berebut dengan peternak lain. Karena sudah mulai langka. Ya, harus rajin-rajin ngarit (mencari rumput). Kadang sampai luar desa,” ujarnya.

Mengantisipasi sulitnya mencari pakan, peternak seperti Daryo memiliki trik tersendiri. Mereka biasanya akan menyimpan pakan ternak berupa damen. Damen ditaruh diatas kandang, dan diberikan sedikit demi sedikit kepada ternak.

“Kalau di sekitar sini (Bantul), peternak tidak sampai membeli pakan rumput hijauan. Beda dengan peternak di daerah-daerah seperti Gunungkidul. Peternak disana biasanya mencari rumput sampai Bantul, bahkan Kulonprogo. Kadang juga sampai membeli karena memang tidak ada rumput yang tumbuh sama sekali,” ungkapnya.

Lihat juga...