KMP Wira Berlian Tambah Armada di Selat Sunda

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Jalur penyeberangan Selat Sunda rute Bakauheni-Merak mendapat tambahan armada baru. Adalah, armada KMP Wira Berlian, yang sudah menjalani uji coba sandar, Senin (17/6/2019).

Kapal roll on roll off (roro), yang didominasi warna biru dan putih mulai uji sandar di dermaga lima pelabuhan Bakauheni, Senin (17/6/2019) siang. Anwar, Kepala Perwakilan PT Wirajaya Logitama Lines (WLL), pemilik KMP Wira Berlian menyebut, kapal tersebut didatangkan dari Taizhou Cina. Kapal dibuat 2018, dan menjadi armada ketiga milik PT WLL.

Sebelumnya, perusahaan pelayaran tersebut sudah mengoperasikan KMP Wira Artha dan KMP Wira Kencana, untuk melayani rute Bakauheni-Merak dan sebaliknya. KMP Wira Berlian akan menambah jumlah kapal roro yang beroperasi di Selat Sunda, dari sebelumnya yang hanya 71 kapal. Kapal tersebut didatangkan ke Indonesi pada 27 Mei 2019.

Karena proses sertifikasi kapal dan kelengkapan dokumen, membuat kapal tersebut baru menjalani uji sandar di Merak dan Bakauheni usai angkutan lebaran. “KMP Wira Berlian sudah berada di perairan Merak sebelum angkutan lebaran, uji sandar sudah dilakukan sesuai dermaga reguler yakni dermaga tiga sementara saat di Bakauheni uji sandar dilakukan pada dermaga lima,” ungkap Anwar kepada Cendana News.

Anwar menyebut, ship particular KMP Wira Berlian sudah sesuai dengan Peraturan Menteri (PM) No.88/2014, tentang Pengaturan Ukuran Kapal di Lintas Bakauheni-Merak, yaitu kapal harus memiliki ukuran lebih dari 5.000 Gros Ton (GT). KMP Wira Berlian memiliki bobot mati 9.428 GT. Bobot tersebut lebih besar, dibandingkan dua saudaranya KMP Wira Artha dengan ukuran 7.331 GT dan KMP Wira Kencana 5.648 GT.

Kapal roro dengan call sign YCPB2, terdaftar pada International Maritime Organization (IMO) bernomor 525300391. Dibangun sejak 2018, kapal dengan konstruksi baja selesai dibangun 2019. Kapal memiliki panjang 120,73 meter, lebar 22,60 meter. Dengan bobot mati 9.428 GT, kapal tersebut dilengkapi mesin 456 KWx3, berkecepatan 15,5 knots. Sebagai alat angkut, kapal tersebut bisa mengangkut 850 penumpang dan 200 unit kendaraan.

Kepala KSOP Kelas V Bakauheni, Iwan Syahrial, menyebut, KMP Wira Berlian masih dalam tahap uji sandar. Saat uji dilakukan, kondisi cuaca cukup baik dengan kecepatan angin tidak mengganggu olah gerak kapal.

Lihat juga...