Kondisi Jalan Masuk Kawasan Wisata Batu Limau Rusak Parah

Kondisi jalan masuk menuju wisata Batu Limau, Karimun, Kepri, tampak banyak yang berlubang dan pecah. Potongan besi dari aspal juga mulai muncul keluar. Sehingga sangat membahayakan pengendara maupun pejalan kaki - Foto Ant

TANJUNGPINANG – Akses jalan masuk menuju kawasan wisata Batu Limau, di Desa Batu Limau, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengalami kerusakan cukup parah.

Kondisi jalan tampak banyak yang berlubang dan pecah. Potongan besi dari aspal juga mulai muncul keluar ke permukaan jalan. Hal tersebut tentu sangat membahayakan pengendara maupun pejalan kaki. “Ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Namun, belum ada perhatian serius dari pemerintah desa setempat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun,” kata warga setempat, Awang, Kamis (6/6/2019).

Padahal, wisata Batu Limau berada diurutan teratas destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karimun. “Tapi sayang, tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang baik,” tandasnya.

Salah satu pengunjung, Hariyati, mengeluhkan keadaan jalan yang dilewatinya untuk sampai ke wisata Batu Limau. Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kerusakan juga dinilai dapat merusak citra wisata Batu Limau. Batu Limau masih menjadi objek wisata kebanggaan masyarakat, khususnya yang tinggal di Kecamatan Ungar, dan Kabupaten Karimun pada umumnya.

“Selain objek wisata, sarana dan prasarana pendukung juga harus ditata dengan baik. Sehingga pengunjung yang datang akan senang dan semakin ramai. Tentu ini berpotensi menjadi sumber pendapatan warga setempat,” tambah Haryati.

Wisata Batu Limau sendiri, merupakan objek wisata bebatuan yang unik dan bersejarah. Di sini para pengunjung dapat melihat bebatuan menyerupai manusia dan benda-benda lainnya. Batu-batu itu ada yang menyerupai batu limau beralas nampan, batu kapal, batu keris, batu, lesung, batu kemaluan dan berbagai bebatuan lainnya. Menurut Kepercayaan Masyarakat setempat, sebagian dari batu-batu tersebut memiliki petuah dan legenda tersendiri. (Ant)

Lihat juga...