hut

KPID Bali Apresiasi Aplikasi Tangkal Hoaks Pemkot Denpasar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Kehadiran satuan tugas (satgas) dan aplikasi Tangkal dan Analisa Berita Bohong (TABOO) milik Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar diapresiasi serta disambut baik oleh Komisi Informasi Daerah Bali, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Daerah Bali.

Ketua Komisi Informasi Daerah Bali, Agus Astapa, menilai, bahwa Satgas dan aplikasi TABOO yang bertujuan untuk menangkal penyebaran informasi bohong (hoaks) tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua Komisi Informasi Daerah Bali Agus Astapa.-Foto: Sultan Anshori.

Pihaknya berharap aplikasi ini dikembangkan lebih jauh sehingga makin memudahkan masyarakat mengakses dan menggunakannya.

“Pengembangannya misalnya agar bisa didownload di smartphone agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas dengan lebih gampang,” ujar Agus Astapa saat ditemui, Minggu (9/6/2019).

Dijelaskannya, TABOO bisa menjadi wahana edukasi masyarakat agar terbiasa melakukan cek dan ricek sebelum menyebarkan sebuah informasi.

“Pastikan dulu informasi tersebut valid dan benar sebelum disebar lagi, dengan mencari referensi atau sumber aslinya termasuk mengecek ke laman-laman yang memverifikasi hoaks,” tegas pria asal Banyuatis Buleleng ini.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, I Made Sunarsa. Menurutnya, apa yang dikerjakan Dinas Kominfo Statistik Kota Denpasar dengan TABOO, sejalan dengan tugas kami dalam mencerdaskan masyarakat di era milenial ini.

Pihaknya berharap masyarakat semakin bijak dan cerdas dalam menggunakan dunia maya.

“Melalui TABOO ini masyarakat diharapkan saring dulu sebelum sharing informasi dan berita yang diterima melalui media online dan media sosial,” jelas Made Sunarsa.

Sementara itu, anggota DPD Gede Pasek Suardika, SH MH, menyampaikan, aplikasi tangkal hoaks Pemkot Denpasar tersebut menjadi layanan informasi yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Pihaknya berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat agar penyebaran hoaks dapat semakin dikurangi.

“Dewasa ini berita dan informasi bohong begitu marak dan membuat masyarakat resah sehingga kehadiran TABOO menjadi solusi jitu layanan informasi bagi masyarakat,” jelas anggota DPD RI wakil Bali ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar, I Dewa Made Agung, menyatakan bahwa aplikasi ini sebagai bentuk layanan informasi bagi masyarakat, khususnya dalam memverifikasi informasi dan berita yang diterima melalui media sosial dan media online.

“Laporkan ke website https://tangkalhoax.denpasarkota.go.id/ jika sekiranya ada informasi atau berita yang diragukan kebenarannya, kami akan bantu verifikasi apakah itu hoaks atau bukan,” tegas pria yang akrab dipanggil Wira ini.

Di website tersebut kata Wira, juga telah didokumentasikan beberapa hoaks yang sempat viral di Bali dan sudah diverifikasi serta diberi label hoaks atau bukan.

“Sebagai sebuah aplikasi, TABOO akan semakin bermanfaat jika semakin banyak masyarakat yang mengakses dan menggunakan layanannya,” tandasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com