hut

Libur Sekolah Picu Kenaikan Arus Penumpang di Pelabuhan Bakauheni

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Berakhirnya tahun ajaran 2018/2019 ditandai dengan pembagian buku rapor siswa sekolah, memicu kenaikan arus penumpang di pelabuhan Bakauheni. Kondisi tersebut diakui oleh petugas penjualan tiket penumpang pejalan kaki.

Asni, salah satu petugas menyebut dibanding hari biasa, arus penumpang pejalan kaki naik tiga kali lipat. Sebab pada kondisi normal loket yang disediakan lima unit bisa melayani tanpa antrian.

Meski demikian saat liburan sekolah yang mulai berlangsung pada Jumat (21/6) pejalan kaki meningkat dibanding hari biasa.

Jumlah tersebut diakui Asni tidak lebih ramai dibanding dengan saat angkutan mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1440 H dua pekan sebelumnya.

Meski ramai lancar, penerapan sistem tiket nontunai (cashless) tetap diberlakukan. Penggunaan uang elektronik, KTP elektronik tetap digunakan untuk pencatatan manifest penumpang.

“Jelang akhir pekan arus penumpang pejalan kaki dari Sumatera menuju ke Jawa meningkat dibanding hari biasa, didominasi orangtua dan anak yang libur sekolah,” terang Asni saat ditemui Cendana News di loket penjualan tiket pejalan kaki, Jumat (21/6/2019).

Asni menyebut tren kenaikan jumlah penumpang selain pada dermaga reguler juga pada dermaga eksekutif. Sejumlah calon penumpang pejalan kaki yang akan menuju ke pulau Jawa memilih dermaga eksekutif.

Waktu tempuh lebih cepat 1 jam dibanding dermaga reguler 2 jam serta fasilitas yang lebih bagus membuat penumpang memilih kapal eksekutif. Meski harga dua kali lipat dibanding tiket dermaga reguler penumpang memilih dermaga eksekutif.

Sodikin, salah satu calon penumpang asal Kalianda tujuan Bandung mengaku memilih berlibur jelang akhir bulan. Pilihan libur tersebut dilakukan setelah satu anaknya kelas 4 SD dan anak kelas 7 SMP bagi rapor.

Ia mengaku sengaja tidak berlibur saat hari raya Idul Fitri sebab kondisi pelabuhan Bakauheni lebih padat. Selain tidak ingin antri, berdesakan di kapal, libur setelah anak anaknya selesai bagi rapor lebih lengang di perjalanan.

“Kami tidak perlu antri lama di loket saat akan membeli tiket kapal reguler sehingga perjalanan bisa lebih dinikmati,” ujar Sodikin.

Sodikin menyebut liburan tersebut akan digunakan untuk silaturahmi dengan keluarga di Bandung. Selain sebagai kesempatan untuk silaturahmi, ia juga berencana akan membeli keperluan sekolah untuk anak-anaknya.

Pilihan libur selama dua pekan akan diambil sebelum anak anaknya kembali masuk sekolah pada tahun ajaran baru 2019/2020 yang dimulai 15 Juli 2019 mendatang.

Kenaikan jumlah penumpang pejalan kaki diakui Andi, petugas pelayanan tiket salah satu kapal roll on roll off (Roro) di gangway dermaga dua.

Andi (kanan) petugas pelayaran mengambil tiket pejalan kaki bagi calon penumpang yang akan naik kapal di dermaga satu pelabuhan Bakauheni Lampung – Foto: Henk Widi

Ia menyebut pada kondisi normal dengan waktu pelayanan sekitar 30 menit, ia bisa mengumpulkan sebanyak 50 tiket. Namun saat liburan sekolah dalam waktu pelayanan yang sama sebanyak 150 tiket bisa dikumpulkan.

“Jumlah penumpang pejalan kaki tentunya lebih banyak dibandingkan hari biasa, karena libur sekolah bersamaan dengan libur akhir pekan,” beber Andi.

Peningkatan penumpang saat libur sekolah menjadi tren positif bagi jasa penyeberangan. Hal tersebut diungkapkan Warsa, ketua DPC Gapasdap cabang Bakauheni.

Warsa, Ketua DPC Gapasdap cabang Bakauheni Lampung Selatan – Foto: Henk Widi

Meski tidak seramai saat angkutan lebaran namun jumlah penumpang bisa lebih tinggi dibandingkan hari biasa. Bagi operator atau perusahaan kapal, kondisi tersebut akan meningkatkan pendapatan.

Selain peningkatan penumpang pejalan kaki, volume kendaraan pribadi, bus dan truk terus meningkat. Pelayanan bagi pengguna jasa diakuinya dilayani dengan sebanyak 27 hingga 30 unit kapal dan sebanyak 90 hingga 92 trip per hari.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan saat angkutan lebaran dengan rata-rata trip 111 hingga 124 trip dilayani oleh sebanyak 30 hingga 34 unit kapal.

Arus penyeberangan saat kondisi normal diakuinya bisa memberi penghasilan bagi operator kapal. Sebab sejumlah kendaraan ekspedisi mulai kembali beroperasi.

Proses perbaikan jembatan way Mesuji yang rusak membuat arus kendaraan melalui Jalan Lintas Timur Lampung kembali normal mempercepat kendaraan tiba di pelabuhan Bakauheni.

Sejumlah kendaraan yang sebelumnya dialihkan melalui Jalan Lintas Tengah mulai kembali meggunakan Jalintim.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!