Masyarakat Lombok Bersiap Rayakan Lebaran Ketupat

Editor: Koko Triarko

MATARAM – Masyarakat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, saat ini sedang mempersiapkan perayaan Lebaran Ketupat. Jika perayaan Lebaran Idulfitri 1440 Hijriah dirayakan sederhana, perayaan Lebaran Ketupat justru dirayakan meriah, dengan berlomba membuat ketupat dan bantal untuk dihidangkan pada perayaan Lebaran Ketupat, pada Rabu (12/6) esok.

Sufar, warga Desa Gunung Sari, Lombok Barat, mengatakan, perayaan Lebaran Ketupat di Lombok, khususnya Lombok Barat, memang sangat berbeda dan jauh lebih meriah di banding perayaan Lebaran Idulfitri.

“Ketupat dibuat, selain sebagai santapan bersama di masjid pada saat perayaan, juga dijadikan santapan bersama saat perayaan Lebaran Ketupat di sejumlah makam ulama usai acara dzikir dan doa digelar,” kata Sufar, Selasa (11/6/2019).

Sufar warga Desa Gunung Sari, Lombok Barat, membuat kulit ketupat untuk diisi beras dan dimasak, sebagai santapan perayaan Lebaran Ketupat –Foto: Turmuzi

Perayaan Lebaran Ketupat di Lombok, khususnya Lombok Barat berlangsung meriah, melibatkan ratusan hingga ribuan masyarakat, yang berlangsung di Makam Batu Layar pada pagi hari, yang dirangkaikan dengan acara syukuran dan doa bersama, memohon keselamatan kepada Tuhan.

Selain masyarakat, tokoh agama, termasuk Bupati, bahkan Gubernur NTB, juga ikut hadir memeriahkan perayaan Lebaran Ketupat, dengan menampilkan gunungan ketupat raksasa menyerupai kubus, sebagai simbol kemeriahan perayaan Lebaran Ketupat di Lombok.

“Sudah menjadi semacam tradisi, bahkan oleh Pemda NTB perayaan Lebaran Ketupat di Lombok telah ditetapkan sebagai iven tahunan dan wisata religi bagi wisatawan,” katanya.

Hermawan, warga Kota Mataram, mengaku perayaan Lebaran Ketupat paling ditunggu. Tidak saja oleh masyarakat Mataram, tapi juga wisatawan luar yang memang sengaja datang ikut merayakan kemeriahan perayaan Lebaran Ketupat di Lombok.

Selain acara syukuran di sejumlah makam ulama besar, seperti Makam Loang Baloq, Bintaro Kota Mataram dan Makam Batu Layar, Lombok Barat, perayaan juga dilakukan dengan menggelar pesta pantai, jalan-jalan dan mandi di pantai.

“Pokoknya perayaan Lebaran Ketupat di Lombok paling meriah dan jarang bisa ditemukan di daerah lain yang umumnya hanya dirayakan secara biasa di masjid,” katanya.

Lihat juga...