hut

Menteri Keuangan Inggris Siap Mundur

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Steven Mnuchin (kanan) berbicara dengan Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond (kiri), saat G20 Ministerial Symposium on International Taxation dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Fukuoka, Jepang, Sabtu (8/6/2019). -Foto: Ant.

LONDON – Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond, bersiap untuk mundur sehubungan dengan warisan rencana pengeluaran Perdana Menteri Theresa May.

Beberapa sumber senior pemerintah mengatakan kepada Press Association, bahwa ketegangan antara para pejabat di kantor Kementerian Keuangan dan perdana menteri telah mencapai titik didih, sehubungan dengan rencana pengeluaran May, kata jejaring ITV https://bit.ly/2Ff7Yke.

Keinginan May untuk mengeluarkan sembilan miliar pound (11,3 miliar dolar AS) setiap tahun untuk pendidikan selama tiga tahun, termasuk rencana membangun gedung sekolah baru dan memberi guru gaji yang lebih tinggi, telah menyulut ketegangan, kata ITV, yang mengutip satu sumber yang mengetahui.

Hammond, Kanselir May, menentang rencana itu dan bersiap meletakkan jabatan, dalam apa yang akan menjadi tindakan luar biasa, hanya beberapa pekan sebelum PM itu meninggalkan posisinya, tambah ITV, sebagaimana dikutip Reuters –yang dipantau di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Pemerintah Inggris diketahui meminta Hammond membebaskan uang dari 26,6 miliar pound yang ia sisihkan dalam kasus Brexit tanpa-kesepakatan, untuk mendanai rencana tersebut, kata laporan itu.

Theresa May mundur sebagai Ketua Partai Konservatif pada 7 Juni, tapi mengatakan ia akan tetap menjadi perdana menteri sampai persaingan mengenai pemimpin baru diselesaikan.

Boris Johnson, mantan Wali Kota London dan menteri luar negeri, berada di depan pesaingnya untuk menjadi pemimpin partai dan kendati sejauh ini memutuskan untuk menjauhkan diri dari perdebatan dengan pesaingnya, popularitasnya masih kuat. (Ant)

Lihat juga...