hut

Musi Banyuasin Meminta Tambahan Kuota Jaringan Gas Rumah Tangga

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex - Foto Ant

PALEMBANG – Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, mengajukan penambahan kuota jaringan gas rumah tangga ke Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Hingga saat ini, masih ada lima kecamatan di daerah tersebut yang belum dialiri gas rumah tangga. Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex, mengatakan, setelah dibangun jaringan gas (jargas) menggunakan APBN di 2017, masih ada lima kecamatan yang belum merasakan manfaat gas bumi tersebut.

Ke-lima wilayah tersebut tidak masuk dalam kuota jaringan. “Kami mengharapkan lima kecamatan ini, paling lambat pada 2020 sudah turut merasakan manfaat gas bumi, setidaknya ada penambahan kuota,” tandasnya, Senin (24/6/2019).

Ke-lima kecamatan itu adalah, Bayung Lencir, Tungkal Jaya, Sungai Lilin, Babat Supat, dan Sekayu. Di kelima kecamatan tersebut diperkirakan terdapat 70.367 rumah tangga. Perluasan jaringan gas, sangat dimungkinkan, karena sudah ada pipa eksisting di sekitar lima kecamatan tersebut.

Selain itu, sumber gas demikian berlimpah, yang bersumber dari Musi Banyuasin. Untuk memastikan proyek dapat berlanjut, Dodi mengaku telah membentuk Satuan Tugas, yang terdiri dari berbagai instansi, di antaranya Pemkab Muba, TNI, dan Polri. Pembangunan jaringan gas kota tersebut, tidak lain untuk mendorong penggunaan gas bumi bagi rumah tangga. Bukan hanya bertujuan mengurangi subsidi elpiji, pemerintah juga berharap semakin banyak masyarakat yang menggunakan gas bumi.

Di 2016, pemerintah menugaskan PGN menjalankan program di Surabaya, Tarakan, dan Batam untuk pembuatan jaringan tersebut. Disusul di 2017, program dilanjutkan di Musi Banyuasin, Mojokerto, Lampung, dan Rusun Kemayoran (DKI Jakarta).

Khusus di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), di 2017 PGN ditugasi mengerjakan 6.031 sambungan SR. Sebanyak enam lokasi di Kecamatan Sekayu, Muba, menjadi sasaran dalam program peningkatan penggunaan gas dalam negeri ini yakni empat kelurahan (Balai Agung, Soak Baru, Serasan Jaya, dan Kayuara) serta dua desa (Lumpatan I dan Lumpatan II).

PGN dalam menjalankan penugasan pemerintah di Muba, bekerja sama dengan PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P), yang memiliki ladang migas Lapangan Matra Blok South Sumatera, tak jauh dari Kota Sekayu. (Ant)

Lihat juga...