Nelayan Kedonganan Manfaatkan Cuaca Bagus untuk Mencari Ikan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BADUNG – Ratusan nelayan di pantai Kedonganan, tampak bersiap-siap beraktivitas di tengah laut. Mereka tampak senang karena cuaca hari ini sangat cerah, sehingga bagus untuk mencari ikan di tengah laut.

Samsul, salah seorang nelayan di pantai Kedonganan, Badung, Bali, menjelaskan, kondisi cuaca bagus yang seperti ini akan terus terjadi hingga akhir September mendatang. Oleh sebab itu, selama cuaca bagus tersebut para nelayan juga tenang saat mencari rezeki di tengah samudera.

Samsul, salah seorang nelayan di pantai Kedonganan, Badung, Bali. -Foto: Sultan Anshori.

“Ya ini cuacanya bagus Mas, dan biasanya kondisi ini juga berpengaruh terhadap tangkapan ikan karena arusnya tenang,” kata Samsul saat ditemui sewaktu mempersiapkan alat kerjanya di pantai, Senin (24/6/2019) sore.

Samsul menambahkan, saat ini memang sudah musim ikan. Beberapa ikan yang berhasil ditangkap oleh para nelayan seperti ikan jenis layar, kenyar dan cumi-cumi. Samsul menyebut, para nelayan biasanya mendapatkan jenis ikan tersebut dalam kurun waktu selama semalam suntuk. Biasanya, para nelayan mencari ikan ke tengah laut menggunakan jaring dan pancing.

Saat ini, harga ikan juga cukup menjanjikan di pasaran. Harga ikan seperti ikan layar harganya bisa mencapai Rp10 ribu per kilogram. Sementara untuk ikan jenis kenyar harganya sebesar Rp15 ribu dan cumi-cumi di harga Rp35 ribuan per kilogram.

“Kami berangkat kerja ini kan dari sore jam 5 hingga besok Subuh Mas. Ikan-ikan jenis konsumsi tersebut kami tangkap di sekitar laut Jimbaran hingga Uluwatu. Rata-rata kami (para nelayan) mampu menangkap ikan sebanyak satu hingga dua kuintal,” imbuh pria asal Banyuwangi Jawa Timur ini.

Cuaca bagus tentu sangat benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh nelayan. Sebut saja Alimin, nelayan asal Banyuwangi ini menyebutkan, hal ini disebabkan karena musim ikan jika belajar dari tahun ke tahun diperkirakan akan sampai pada akhir Agustus.

Sementara untuk cuaca buruk akan mulai terjadi pada akhir hingga awal tahun di tahun yang baru. Di waktu itu adalah waktu-waktu yang sulit bagi para penakluk lautan.

“Oleh sebab itu banyak nelayan bahkan yang dari luar pulau Bali datang jauh-jauh ke sini untuk mencari ikan Mas,” sebut pria usia 58 tahun ini.

Dirinya dan para rekan seprofesinya berharap, waktu baik ini dapat hasil tangkapan ikan yang maksimal.

“Apalagi kemarin habis lebaran Mas, kita berharap banyak rejeki berkah kali ini,” tandas Alimin.

Lihat juga...