Optimalisasi Pasar Aceh, Pemkot Bangun Mal Pelayanan Publik

ACEH BESAR — Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk mengoptimalkan Pasar Aceh sebagai pusat perdagangan dan juga pelayanan publik di ibu kota Provinsi Aceh.

“Pasar Aceh merupakan salah satu pusat perbelanjaan kebanggaan masyarakat, sehingga perlu adanya pembenahan secara maksimal agar denyut ekonomi akan semakin meningkat,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, di Banda Aceh, Minggu (2/6/2019).

Pernyataan itu disampaikannya di sela meninjau langsung Pasar Aceh yang sebagian akan digunakan sebagai Mal Pelayanan Publik dan Suzuya Mal.

Dalam tinjauan langsung ke Pasar Aceh, Aminullah yang turut didampingi Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Banda Aceh, Aminullah mengatakan kehadiran Mal Pelayanan Publik dan Suzuya Mal untuk meningkatkan kunjungan ke pusat perbelanjaan tersebut.

“Insyaallah dengan kehadiran pusat pelayanan dan Suzuya Mal akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan serta pendapatan pedagang di Pasar Aceh,” katanya lagi.

Menurut dia, pedagang yang terkena dalam wilayah yang akan digunakan sebagai Suzuya Mal akan dipindahkan ke lokasi yang selama ini masih kosong atau belum diisi.

“Artinya, kami akan maksimalkan lokasi yang masih kosong untuk diisi oleh pedagang yang terkena dalam lokasi yang akan digunakan Suzuya Mal. Di sana nantinya akan ramai dikunjungi masyarakat dan pembeli,” kata dia.

Pihaknya optimistis jumlah kunjungan dan pembeli di Pasar Aceh akan mengalami peningkatan, menyusul adanya beragam perizinan yang dilayani di tempat yang menjadi pusat perbelanjaan di provinsi ujung paling barat Indonesia itu. (Ant)

Lihat juga...