hut

Palangka Raya Luncurkan Sistem Informasi Bidang Hukum

Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya Zet Tadung Allo saat menunjukkan aplikasi informasi terintegrasi untuk mengetahui berjalannya proses hukum yang ada di Palangka Raya, Jumat (14/6/2019) - Foto Ant

PALANGKA RAYA – Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah, meluncurkan informasi terintegrasi di bidang hukum peradilan.

Sistem tersebut, untuk membantu masyarakat yang ada di daerah itu, agar bisa lebih mengetahui tentang informasi perkara. Baik perkara yang ada baik di kejaksaan, pengadilan negeri, Polres maupun Diskominfo setempat.

“Masyarakat Kota Palangka Raya dapat mengetahui informasi perkara yang ada di kejaksaan, bahwa perkara yang sudah diselidiki itu apakah sudah tahap dua atau belum. Demikian juga pihak kepolisian juga dapat mengetahui perkara yang sudah pernah diselidiki atau proses tahap di pengadilan maupun sudah divonis,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Zet Tadung Allo, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya, sistem informasi terintegrasi bertujuan untuk menghubungkan, antara sistem informasi di masing-masing instansi baik itu di Pengadilan Negeri maupun di Polres dengan Dinas Kominfo Palangka Raya.

Harapannya,  masyarakat mudah mendapatkan informasi atau tahapan perkara, yang masuk baik itu perkara umum maupun khusus lainnya. “Masyarakat juga bisa mendapatkan informasi yang sama di bidang hukum namun bukan hanya aparat penegak hukum saja yang tahu hukum, melainkan masyarakat juga harus tahu dan semuanya ini sudah berjalan transparan mulai dari penyidikan, penyelidikan hingga sampai vonis dengan melalui sistem informasi terintegrasi,” kata mantan penyidik KPK tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Aratuni D Djaban, mengatakan, integrasi sistem tersebut, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi hukum. Melalui sistem peradilan kriminal, untuk mendukung zona integritas menuju zona smart city.

“Tujuannya untuk melakukan peradilan yang melayani masyarakat, agar masyarakat dapat mengetahui informasi hukum melalui sistem informasi terintegrasi. Dinas Kominfo hanya bekerja sama untuk menunjang aplikasi internetnya melalui Internet of Thing (IoT),” tandasnya.

Penggunaan IoT, semua sistem bisa dikendalikan dengan menggunakan smartphone. Sehingga, pelayanan yang ada bisa dengan mudah diketahui masyarakat. “Misalnya dalam bentuk pelayanan penerimaan surat masuk, penerimaan SPDP, penerimaan berkas perkara dan pelayanan penerimaan surat penetapan hari sidang, penahanan, salinan putusan dan petikan putusan,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com