Pantai Sumedang Wisata Sederhana di Pessel, Alternatif Tanpa Macet

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PESISIR SELATAN – Berwisata di momen libur lebaran adalah pilihan semua orang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal ini membuat tempat-tempat wisata ramai dikunjungi, dan kemacetan tidak dapat dihindari.

Seperti halnya yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, cukup banyak tempat wisata yang ramai dikunjungi pada momen libur lebaran, yakni yang paling favorit Pantai Carocok Painan, Kawasan Wisata Mandeh, Jembatan Akar, Pasir Putih, dan Pantai Sumedang.

Nah, untuk Pantai Sumedang ini, sebenarnya bukanlah sebuah wisata  baru yang berada di Kecamatan Ranah Pesisir.

Keberadaan Pantai Sumedang pun jadi pilihan bagi masyarakat yang enggan melewati jalur kemacetan  di lokasi wisata. Pantai Sumedang bisa dikatakan tempat wisata alternatif yang dapat memberikan kepuasaan.

Yuherkal bersama keluarga saat berada di kawasan wisata Pantai Sumedang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat/Foto: M. Noli Hendra

Yuherkal, pengunjung Pantai Sumedang, mengatakan, berbicara keindahan sebenarnya Pantai Sumedang tidak ada keindahan yang membuat orang takjub. Akan tetapi yang membuat pengunjung beramai-ramai datang ke lokasi tersebut, cukup banyak tempat bermain anak-anak di kawasan Pantai Sumedang.

“Bagi saya Panti Sumedang ini cocok untuk anak-anak, kalau kita yang bapak-bapak atau yang sudah dewasa mungkin agak jenuh juga. Memang di dalamnya ada hiburan seperti penampilam artis lokal,” katanya, Minggu (9/6/2019).

Namun untuk menjangkau lokasi Pantai Sumedang terbilang sangat nyaman membuat pengunjung yang datang tidak merasa kesal. Padahal kalau berbicara pengunjung ke Pantai Sumedang sangatlah ramai, diperkirakan mencapai ribuan.

Ramainya pengunjung yang datang bisa dikatakan sebagian besar adalah masyarakat sekitar atau masih berdomisili di Kecamatan Ranah Pesisir dan kecamatan tetangga. Untuk masuk ke lokasi Pantai Sumedang pengunjung hanya membayar Rp10.000 untuk per orang dewasa dan anak – anak Rp5.000.

“Kalau sudah di kawasan Pantai Sumedang, banyak wahana permainan anak-anak, kolam renang, main RTV, motor cros mini, kereta api mini, mancing ikan lele, sepeda air, dan bermain di pantai. Semua itu ada satu kawasan Pantai Sumedang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dengan adanya permainan anak-anak itu membuat Pantai Sumedang jadi pilihan keluarga untuk membawa anak-anaknya berlibur lebaran.

Pantai Sumedang yang membentang sepanjang laut samudera ini juga memiliki pantai yang cukup aman untuk anak-anak bermain air dan pasir. Namun di sepanjang kawasan pantai, telah dipasang pengumuman untuk tidak melakukan aktivitas mandi lebih jauh dari tepi pantai.

“Semua tempat wahana-wahana itu dijaga dan diawasi dengan baik, sehingga ada rasa aman saat melepas anak-anak bermain. Kalau saya hampir setiap tahunnya di Pantai Sumedang ini bersama keluarga, dan setiap tahunnya ada hal-hal baru yang muncul,” jelasnya.

Permainan motor cross mini yang ada di kawasan Pantai Sumedang, yang berada di Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat/Foto: M. Noli Hendra

Di Pantai Sumedang, wahana bermain anak-anak yang baru itu adalah kolam renang, motor cross mini, mancing ikan lele, dan permainan rumah karet. Untuk sejumlah pemainan itu, tarif atau karcis beragam. Bagi anak-anak yang hendak menaiki motor cross mini tarifnya Rp10.000 dengan waktu kurang lebih 15 menit di seputar kawasan yang telah ditentukan.

Sementara bagi pengunjung yang ingin menaiki RTV tiket yang harus dibayarkan Rp20.000 dengan waktu mengendarai 15 menit. Begitu juga untuk permainan lainnya, rata-rata tarif berkisar Rp10.000 untuk berbagai permainan.

Sedangkan untuk menikmati bermain di pantai tidak dipungut biaya apa pun, hal ini juga membuat kawasan pantai ramai dikunjungi.

Namun karena banyaknya permainan di dalam kawasan Pantai Sumedang itu, sampah-sampah terlihat bertebaran, akibatnya pemandangan kumuh di kawasan wisata mengganggu kenyamanan pengunjung. Di lokasi juga tidak terlihat adanya tong sampah yang bisa menampung sampah-sampah tersebut.

Lihat juga...