hut

Pasar Beringharjo Dilengkapi Puluhan ‘CCTV’

Pasar Beringharjo -Dok: CDN

YOGYAKARTA – Puluhan kamera closed circuit television (CCTV) dipasang di berbagai sudut Pasar Beringaharjo, mulai dari lantai dasar hingga lantai teratas pasar tradisional terbesar di Kota Yogyakarta tersebut, untuk mendukung pengamanan pengunjung.

“Ada sekitar 50 kamera CCTV yang terpasang. Semuanya aktif untuk mendukung tugas dari sekitar 140 petugas keamanan pasar,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono, di Yogyakarta, Jumat (7/6/2019).

Menurut dia, keberadaan kamera CCTV tersebut sangat membantu petugas dalam mengamankan pasar, karena kasus kriminal masih terjadi beberapa kali di Pasar Beringharjo, meskipun tidak banyak.

“Ada saja pengunjung yang kecopetan karena kurang berhati-hati saat menaruh dompet. Biasanya, ada pengunjung yang tidak membawa banyak uang dan baru mengambil uang di ATM, sehingga kurang teliti saat menyimpan dompetnya,” katanya.

Melalui kamera CCTV tersebut, kata Yunianto, petugas pengawas di ruang pemantauan CCTV bisa memutar ulang rekaman pemantauan untuk menelusuri jejak kejadian pencopetan atau tindak kriminalitas lain.

“Banyak yang bisa kembali ditelusuri dan ditemukan,” kata Yunianto, yang selalu mengimbau pengunjung agar berhati-hati terhadap barang bawaan mereka saat berada di pasar.

Kondisi pasar yang padat pengunjung seperti saat libur Lebaran, lanjut Yunianto, berpotensi meningkatkan kejadian kriminalistas.

“Imbauan kepada pengunjung, agar selalu berhati-hati juga rutin disampaikan melalui radio pasar,” katanya.

Yunianto menyebut, kepadatan Pasar Beringharjo akan terjadi hingga akhir pekan dengan peningkatan hingga dua kali lipat dibanding kunjungan saat hari biasa, dan selama libur Lebaran pedagang di Pasar Beringharjo tetap buka hingga malam.

Peningkatan kunjungan wisatawan di Pasar Beringharjo terjadi di pusat oleh-oleh, seperti batik, kerajinan, dan sentra kuliner di pasar tradisional tersebut.

Selain CCTV, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta membentuk satgas dan posko untuk mendukung pelayanan dan keamanan pengunjung dengan melibatkan tenaga keamanan, komunitas, dan karyawan. (Ant)

Lihat juga...