hut

Pedagang Musiman Lebaran, Harus Bertahan dan Berkembang

Editor: Mahadeva

PADANG – Perekonomian masyarakat di sejumlah daerah di Sumatera Barat, pada momentum lebaran tumbuh dengan baik. Banyak jenis usaha yang tumbuh, mulai dari usaha ekonomi kreatif, hingga pedagang kaki lima.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Zirma Yusri/Foto: M. Noli Hendra

Tercatat, setidaknya ada ribuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru, yang hadir selama lebaran. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Zirma Yusri, mengatakan, banyak usaha-usaha baru bermunculan utamanya di daerah pariwisata.

Karakter orang Minangkabau yang suka berdagang, mendorong dis setiap keramaian adalah kesempatan untuk berjualan. Mulai dari yang buka usaha kecil-kecilan, hingga usaha dengan ukuran menengah.

“Usaha pada umum yang banyak bermunculan itu yakni penjual gorengan, sate, jual minuman segar, lalu ada yang berjualan aksesoris. Jadi banyak benda yang bisa dijual pada momen liburan di lokasi wisata itu,” tandasnya, Selasa (11/6/2019).

Munculnya pelaku usaha pada saat lebaran, adalah suatu yang bagus. Dapat memberikan dampak perekonomian, bagi masyarakat pelaku. Untuk itu, kepada pelaku usaha yang telah mulai berani membuka usaha, diharapkan untuk tetap melanjutkan usahanya.

“Yang kita sayangkan itu, pelaku usaha yang baru itu hanya ada pada momen libur lebaran saja. Liburan lebaran berakhir, mereka berakhir pula menjalankan usahanya. Padahal yang namanya berjualan di tempat wisata bisa bertahan, karena tempat wisata pasti ada kunjungan wisatawannya. Pola pikir seperti ini seharusnya dimiliki oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Barat, seharusnya bisa merangkul pedagang musiman lebaran tersebut. Zirma menyatakan, membuka usaha adalah cara yang tepat untuk memperoleh pundi-pundi rupiah. Berawal dari usaha mikro, kemudian dikembangkan secara optimis, didukung inovasi, maka akan mendapatkan usaha yang besar.

“Kami di provinsi hanya bisa memberikan masukan dan saran kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota, karena yang mempunyai wewenang itu adalah di daerah bukan di provinsi. Saya memang sangat berharap di Sumatera Barat ini, pelaku UMKM tumbuh dengan baik,” sebutnya.

Dikatakannya, Sumatera Barat memiliki banyak potensi usaha yang bisa dikembangkan. Seperti usaha kerajinan, kue tradisional, dan olahan buah segar. Di momen lebaran, kebanyakan usaha tersebut muncul dalam bentuk usaha mikro.

Zirma menilai, maju dan berkembangnya UMKM tergantung dari pelaku usahanya. Apakah, mampu mengelola pelanggan hingga memenuhi keperluan pelanggan? Jika hal  tersebut terpenuhi, maka akan dicari konsumen, baik yang baru mau pelanggan lama.  “Saya senang UMKM terus tumbuh, tapi jangan sekedar jadi pedagang musiman. Mari terus berdagang dan memiliki target agar usaha itu berkembang jadi usaha yang lebih besar,” pungkasnya.

Lihat juga...