hut

Pelabuhan Bastiong Dipenuhi Penumpang Arus Balik Lebaran

Ilustrasi - Suasana di pelabuhan - Dok: CDN

TERNATE – Jumlah penumpang arus balik Lebaran 2019 di Pelabuhan Bastiong tujuan antar-kabupaten rute Ternate-Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut), hingga Sabtu melonjak.

“Untuk rute Ternate-Pulau Bacan maupun Ternate-Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, sejak Jumat (7/6) malam hingga Sabtu pagi jumlah penumpangnya meningkat,” kata Kepala Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, Taher Laitupa di Ternate, Sabtu.

Menurut dia, pasca-Idulfitri 1440 Hijriah, aktivitas Pelabuhan Bastiong dibuka kembali pada H+2 Lebaran, khusus kapal tujuan Ternate-Pulau Bacan hanya satu kapal sehingga terjadi penumpukan calon penumpang tujuan di daerah yang dikenal dengan kekayaan alam tersebut.

Pada  Sabtu malam, lanjut dia, untuk melayani rute Ternate-Kabupaten Halmahera Selatan ada dua kapal (KM Eli Sabeth untuk tujuan Pulau Obi dan KM Uki Raya 05 tujuan Pulau Bacan).

Calon penumpang tujuan antardua pulau itu atau sebaliknya setiap hari terus meningkat meskipun di luar dari bulan puasa atau Lebaran karena selama ini calon penumpang antarkabupaten di Malut yang paling dominasi adalah penumpang Ternate-Kabupaten Halmahera Selatan.

Memasuki puncak arus balik nanti, kata Taher Laitupa, pihaknya menerjunkan tim dan melibatkan pihak keamanan untuk bersama-sama melakukan pengawalan dan pengawasan di areal pelabuhan. Selain menjamin keamanan, juga memberikan kenyamanan calon penumpang yang hendak berangkat.

“Setiap calon penumpang yang hendak berangkat harus menunjukkan tiketnya sehingga bisa mengantisipasi bagi calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket. Hal ini untuk menghindari kelebihan penumpang yang tidak sesuai dengan kapasitas kapal,” ujarnya.

Sebelumnya, calon penumpang tujuan Pulau Bacan, Aslinda Djabid, mengaku, bahwa dirinya dan sekeluarga sebenarnya berangkat pada Kamis (6/6) malam. Akan tetapi, tidak mendapatkan tiket, kemudian terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan karena hanya satu kapal yang berangkat tujuan Pulau Bacan. (Ant)

Lihat juga...