Pemkab Penajam Alokasikan Anggaran Pembinaan Olahraga Rp5 Miliar

Ilustrasi - Dokumentasi CDN

PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran untuk sektor pembinaan olahraga pada APBD Perubahan 2019 sekitar Rp5 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin, mengatakan dana yang dialokasikan sekitar Rp1 miliar untuk pembinaan cabang olahraga.

“Sekitar Rp3 miliar untuk bonus atlet yang berhasil meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porproc Kalimantan Timur 2018 lalu,” ujarnya saat ditemui di Penajam, Selasa (25/6/2019).

“Masing-masing atlet peraih medali emas Porprov 2018 itu mendapatkan bonus berkisar Rp30 juta, dan untuk peraih medali perak dan perunggu besaran bonusnya masih di bahas dengan pihak KONI,” kata Alimuddin.

Sementara sisanya anggaran Rp1 miliar, kata dia, untuk administrasi dan operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara meminta KONI memprioritaskan untuk melakukan pembinaan terhadap cabang-cabang olahraga yang memiliki potensi prestasi.

Tolok ukur dari cabang olahraga yang dibina, menurut Alimuddin, adalah prestasi sehingga dapat membawa nama baik Kabupaten Penajam Paser Utara di ajang regional, nasional maupun internasional.

Pada Porprov 2018, Kabupaten Penajam Paser Utara menduduki peringkat ke lima dari 10 kabupaten/kota yang berkompetisi pada Porprov Kalimantan Timur.

Dari 31 cabang olahraga yang diikuti, atlet Kabupaten Penajam Paser Utara mengumpulkan 33 medali emas, 30 perak dan 61 medali perunggu.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan segera mencairkan dan membayarkan bonus atlet yang berprestasi pada Porprov 2018 tersebut.

“Pemberian bonus itu dimaksudkan agar para atlet merasa dihargai atas perjuangannya untuk prestasi yang mereka raih,” kata Alimuddin. (Ant)

Lihat juga...