Pemprov Jateng Berangkatkan 10.781 Pemudik Gratis di TMII

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dipadati peserta mudik gratis tujuan Jawa Tengah, Sabtu (1/6/2019). Sebanyak 213 bus AC terparkir  siap mengantarkan 10.781 orang ke kampung halaman untuk berlebaran.

“Bismillahirrahmanirrahim, selamat jalan semoga selamat sampai tujuan dan bisa berlebaran bersama keluarga,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melepas pemudik di area Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta.

Mudik gratis disebutnya, salah satu cara yang bisa mempersatukan perbedaan diantara sesama anak bangsa. “Mudik gratis ini salah satu bentuk mempersatukan kerukunan dengan ragam perbedaan. Kita harus hidup rukun dan jaga kekompakan serta selalu tanamkan nilai-nilai Pancasila dalam hati kita,” kata Ganjar dihadapan pemudik sesaat sebelum pemberangkatan.

Di mudik gratis ini, Pemprov Jawa Tengah (Jateng) bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota serta Bank Jateng. Mereka menyiapkan 213 unit armada bus pariwisata, untuk mengantarkan 10.781 pemudik asal Jawa Tengah. Dengan tujuan 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Diantaranya, Tegal, Brebes, Pekalongan, Yogyakarta, Solo, Karanganyar, Purwokerto, dan daerah sejumlah daerah lainnya. Jumlah bus lebih banyak dibandingkan tahun lalu, yang menyediakan 185 unit bus.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melepas para pemudik gratis di area Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).foto: Sri Sugiarti

Penambahan armada tersebut, untuk mengimbangi jumlah pemudik yang cenderung naik dari tahun ke tahun. Mudik gratis tersebut untuk membantu mengurangi pemudik pengguna sepeda motor. Hal itu mempertimbangkan, kecelakaan lalu lintas terbanyak dialami pengendara sepeda motor. Kegiatan mudik gratis ke-14, menjadi komitmen dan bentuk kepedulian Pemprov Jateng untuk membantu warganya yang bekerja di berbagai daerah, utamanya di Jakarta. Dan juga membantu masyarakat kurang mampu yang ingin pulang kampung, tapi terkendala transportasi.

Ganjar berharap, baik pemudik maupun pengemudi senantiasa tertib di jalan, agar selamat sampai tujuan. “Saya titip pesan, salam untuk keluarga di kampung, dan nanti di jalan panjenegan hati-hati. Kalau supirnya ngebut dijewer bae,” ujarnya.

Salah satu peserta, Narti, yang sudah lima tahun berturut-turut memanfaatkan fasilitas mudik gratis, tahun ini mengajak adiknya Warno untuk ikut serta mudik.  Total, ada 7 anggota keluarga yang Narti ajak memanfaatkan mudik gratis menuju ke Pekalongan. “Saya senang banget, ada mudik gratis ini. Syaratnya juga mudah, cuma nunjukin KTP dan KK. Busnya bagus, dan area keberangkatan di TMII ini mudah dijangkau,” kata Narti yang selama ini tinggal di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Menurutnya, pemudik diberangkatkan dengan bus AC ke delapan kota tujuan di Pulau Jawa, yakni Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Gunung Kidul. Mudik gratis telah menjadi agenda tahunan sejak 1991. Sejak pertama digelar hingga kini, lebih dari 347.400 pemudik telah diberangkatkan ke kampung halamannya masing-masing.

Lihat juga...