Perpustakaan IAIN Ambon Terimbas Tanah Bergerak, Ribuan Koleksi Buku Dipindahkan

Suasana gedung Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon yang rusak akibat tanah bergerak di kampus IAIN setempat di Desa Batu Merah, Ambon, Maluku, Kamis (6/6/2019) - Foto Ant

AMBON – Ribuan koleksi buku dari gedung Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, yang terkena bencana tanah bergerak dipindahkan.

Pemindahan ke lokasi yang lebih aman, dilakukan setelah gedung perpustakaan terimbas longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi. Rektor IAIN Ambon, Hasbullah Toisutta, mengatakan, ribuan buku dipindahkan dari perpustakaan karena gedung perpustakaan mengalami kerusakan cukup berat.

Sejumlah gedung milik IAIN Ambon mengalami kerusakan cukup berat karena bencana tersebut, yakni gedung audiotorium, perpustakaan, laboratorium MIPA dan gedung genset. “Struktur bangunan perpustakaan dan gedung lainnya sudah hancur dan tidak bisa digunakan lagi sehingga harus dipindahkan,” tandasnya.

Ia mengatakan ribuan buku serta fasilitas perpustakaan dipindahkan ke gedung training center, yang sekaligus menjadi pusat perpustakaan sementara. Proses pemindahan buku ribuan judul dan koleksi dilakukan langsung rektor, para dekan, dosen, pegawai, dan mahasiswa.

Buku dipindahkan dengan cara dimasukan ke dalam 600 karung plastik. “Proses ini sebernarnya telah dilakukan sejak 2 Juni 2019, sedangkan untuk akses online semua buku-buku itu sudah terdata, tapi fisiknya perlu diselamatkan guna pelayanan kepada mahasiswa,” katanya.

Hasbullah menyatakan perpustakaan dan buku bagi lembaga perguruan tinggi, merupakan jantung kampus, karena semua mahasiswa pasti datang ke perpustakaan untuk mencari referensi guna membuat tugas maupun skripsi. “Karena itu kita berupaya untuk menyelamatkan semua aset yang ada di dalam perpustakaan yang bisa kita selamatkan, kalau memang ada yang tidak bisa kita selamatkan lagi ya nanti kita cari jalan lain,” tandasnya.

Walaupun dihadapkan dengan tanah retak, proses perkuliahan dan pelayanan kepada mahasiswa tetap berjalan normal. “Proses perkuliahan di kampus IAIN tetap berjalan, karena sebagian gedung masih bisa digunakan untuk proses belajar dan pelayanan lainnya,” tandas Hasbullah. (Ant)

Lihat juga...