Persaingan Masuk Sekolah Negeri di Balikpapan Makin Ketat

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Persaingan untuk mendapatkan sekolah negeri di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, makin ketat. Hal itu disebabkan terbatasnya kapasitas sekolah yang dapat menampung para lulusan sekolah dasar (SD) maupun menengah pertama (SMP).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, tahun ini hanya sekitar 60 persen lulusan tingkat SD dan SMP yang dapat ditampung sekolah negeri.

Disdikbud mencatat, jumlah lulusan SD tahun ini sebanyak 11.087 siswa, sedangkan lulusan SMP 10.330 siswa. “Kapasitas kursi untuk lulusan SD yang akan masuk SMP, maupun lulusan SMP yang melanjutkan ke jenjang SMA maupun SMK sangat terbatas, sehingga sekolah negeri tidak bisa menampung seluruhnya,” kata Kepala Disdikbud Balikpapan, Muhaimin, Selasa (11/6/2019).

Muhaimin memperkirakan, daya tampung SMP negeri sekitar 58 persen, sementara daya tampung sekolah setingkat SMA lebih kecil, hanya 52 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Muhaimin –Foto: Ferry Cahyanti

Meski demikian, Muhaimin meminta masyarakat tak perlu khawatir karena sekolah-sekolah swasta di Balikpapan cukup banyak.

“Mereka mampu menampung siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri,” imbuhnya.

Lebih jauh, Muhaimin menjelaskan, daya tampung SMP negeri di Balikpapan sejak lama jumlahnya terbatas, karena berbagai sebab. Salah satunya karena belum adanya penambahan ruang sekolah.

Di satu sisi, Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Tahun 2016, membatasi jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar hanya 32 orang.

Menurut data yang dikeluarkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dalam pertemuan dengan Disdikbud Kaltim, sekolah swasta hanya dapat menampung sekitar 52 persen kelulusan SMP tahun ini.

“Teman-teman MKKS mengatakan daya tampung mereka tidak lebih bagus dari kami. Angkanya sama, yaitu hanya sekitar 52 persen dari 10.330 siswa,” kata Muhaimin.

Dengan kapasitas tersebut, maka sekolah-sekolah di Balikpapan dapat menyerap para lulusan SMP. Meski demikian, hal ini bisa menjdi persoalan bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah negeri.

Masyarakat di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur menyukai sekolah negeri, karena pemerintah setempat menggratiskan biaya sekolah sejak bertahun-tahun lalu.

Biaya pendidikan ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Bahkan, sekitar 15 tahun terakhir, APBD di bidang pendidikan mencapai 20 persen lebih. Terbesar di antara anggaran lainnya.

Lihat juga...